Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Benda Diduga Mortir Ditemukan di Sawah

Bali Tribune/ DIAMANKAN - Petugas Jibom Sat Brimobda Bali Batalyon C Pelopor Gilimanuk mengamankan benda menyerupai mortir yang ditemukan warga di areal persawahan.
Balitribune.co.id | Negara - Warga Jembrana digegerkan dengan adanya penemuan benda menyerupai mortir. Mencegah hal yang tidak diinginkan, personel Penjinak Bom diterjunkan untuk mengamankan benda logam berkarat yang ditemukan oleh salah seorang petani saat membajak sawah.  
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh Minggu (14/6/2020), benda menyerupai mortir tersebut ditemukan di kawasan persawahan Subak Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung.  Salah seorang petani penggarap, Marsudin dari Air Kuning, Kecamatan Jembrana yang sedang menuntaskan membajak petakan sawah menggunakan traktor menemukan benda yang diduga mortar, Sabtu (13/6) sore sekitar pukul 17.00 Wita.
 
Di pinggir sawah milik Ketut Aryana, warga Banjar Dangin Brawah Desa Perancak tiba-tiba mesin traktor mengenai benda yang mengakibatkan gerigi mesin patah. Awalnya, Marsudin menduga benda tersebut patok beton pembatas sawah sehingga tanpa rasa curiga ia mengangkat beda tersebut menggunakan kayu. Namun benda tesebut ternyata logam yang kondisinya telah berkarat dan bentuknya menyerupai mortir.
 
Tanpa ada kehawatiran, ia juga membawa benda tersebut ke rumah pemilik sawah. Atas temuan benda tersebut, Sabtu malam pukul 21.00 Wita kakak pemilik pemilik sawah, Putu Sumadiasa (57) seorang nelayan dari Banjar Dangin Berawah, Desa Perancak, Jembrana melaporkannya ke Polsek Negara. Pihak Polsek Negara langsung berkordinasi dengan Polres Jembrana serta Detasemen C Pelopor Brimob Polda Bali di Gilimanuk.
 
Minggu (14/6) dinihari sekitar pukul 00.45 Wita, enam personel Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimobda Bali Batalyon C Pelopor Gilimanuk yang dipimpin Aiptu Gusti Ngurah Suksana tiba di rumah warga pemilik sawah tersebut. Personel Sat Brimobda Bali Dentasemen C Gilimanuk langsung bergerak cepat mengevakuasi benda yang diduga mortir yang telah berkarat tersebut untuk selanjutnya diamankan.
 
Benda dengan panjang kurang lebih 60 cm, dengan diameter kurang lebih 10 cm tersebut dievakuasi ke Mako Sat Brimobda Bali Batalyon C Pelopor Gilimanuk. 
 
Kapolres Jembrana AKBP  I Ketut  Gede Adi Wibawa dikonfirmasi Minggu (14/6/2020) membenarkan adanya penemuan benda menyerupai mortir tersebut. "Sudah ditangani anggota Brimob dan bukan mortir, tidak ada unsur bahan peledaknya," tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.