Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bendung Kelar, Subak Belum Dapat Air

Bali Tribune/Kelian Subak Tampe Dehe I Wayan Lanus


balitribune.co.id | Bangli - Pembangunan bendung di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli telah kelar bulan lalu. Namun demikian krama subak hingga kini belum dapat pasokan air.
 
Kelian Subak Tampe Dehe, Kelurahan Bebalang I Wayan Lanus mengatakan, pasca ambrolnya jaringan irigasi bebengan di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan hampir empat tahun lamanya karena subak tidak dapat air. Karena tidak dapat air petani tidak bisa lakukan pola tanam padi, sebagai pengganti petani tanaman palawija. ungkapnya, Selasa (1/2/22).
 
Sejatinya petani berharap perbaikan jaringan irigasi yang rusak secepatnya tertangani. Setelah menunggu hampir empat tahun proses pembangunan bendung kelar. Walau pun pembangunan bendung telah kelar, air belum bisa mengalir, pasalnya ketika dilakukan uji coba bangunan tanggul yang ada di hilir bendung jebol. Parktis jebolnya tanggul air tidak bisa masuk ke dalam terowongan sehingga air tidak bisa mengalir ke jaringan irigasi subak, sebutnya.
 
Terkait amblasnya tanggul telah dilaporan ke Dinas Pekerjaan Umum dan rencana segera dilakukan perbaikan atau pembersihan. Kata Wayan Lanus rencana upacara pemelapas akan dilaksanakan pada hari Sukra Manis Kulantir atau tanggal 4 Maret mendatang.
 
Imbas dari hancurnya jaringan irigasi di sungai bebengan  beberapa  tempek subak tidak dapat pasokan air yakni subak Pecala, Uma Tai, Jelekungkang, Tlibeng,  dan Tampe Dehe serta Umanyar. Total luas lahan yang tidak dapat air capai ratusan hektar, ungkap Wayan Lanus. 
wartawan
SAM
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.