Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

bendungan
Bali Tribune / JEBOL - Bendungan Sangsang di wilayah Desa Lebih, Kecamatan Gianyar jebol

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Kondisi serupa dialami para pemilik tambak atau kolam. Selain pertanian dan perikanan, warga Desa Lebih juga terdampak dalam aktivitas harian. Aliran air Sungai Pakerisan yang biasanya dimanfaatkan untuk mencuci dan keperluan rumah tangga kini tidak lagi mengalir. Wakil Subak Sangsang I Made Sedana Yoga mengatakan, bendungan tersebut sudah berulang kali rusak. Bendungan yang diduga dibangun sejak masa kolonial Belanda itu kini mengalami penurunan kualitas fisik karena faktor usia. 

“Curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir membuat debit Sungai Pakerisan meningkat tajam sehingga bendungan kembali jebol,” ujar pria yang akrab disapa Lojor, Kamis (5/2).

Menurutnya, krama subak bersama pemerintah desa sebenarnya telah beberapa kali melakukan perbaikan secara swadaya. Namun, perbaikan tersebut belum mampu bertahan lama akibat tekanan arus air yang cukup besar saat debit sungai naik. Lojor menegaskan Bendungan Sangsang memegang peran vital bagi masyarakat Desa Lebih. Selain sebagai sumber pengairan sawah, bendungan tersebut juga menunjang usaha perikanan dan kebutuhan air sehari-hari warga.

Ia juga mengungkapkan bendungan itu memiliki sistem terowongan air di bawah tanah dengan panjang sekitar satu hingga dua kilometer, lengkap dengan pintu-pintu pengatur untuk membersihkan sampah yang menghambat aliran air. “Karena air tidak mengalir, saya terpaksa memanen lele lebih awal dari waktu seharusnya,” ujarnya.

Subak Sangsang berharap Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar dapat memberikan perhatian serius untuk melakukan perbaikan bendungan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kapolsek Gianyar Kompol Made Adi Suryawan menyatakan pihaknya bersama Koramil Gianyar siap membantu warga dalam penanganan dampak kerusakan Bendungan Sangsang. “Kami akan bersinergi dengan masyarakat dan pihak terkait untuk membantu penanganan sementara bendungan ini,” katanya.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.

wartawan
ATA
Category

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Wabup Diar Buka Gebyar UMKM Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi kreatif dan memberikan panggung bagi produk lokal, Wakil Bupati (Wabup) Bangli secara resmi membuka acara "Gebyar UMKM Bangli" yang diselenggarakan oleh Happy Bali Event Planner, bertempat di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (28/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Sesuai Praktik Terbaik Internasional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ditinggal Ambil Sapu Saat Panaskan Mesin, Motor N-Max di Gianyar Raib

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Mulawarman, Gang Melati No. 2, Gianyar, pada Kamis (29/1) pagi. Sebuah sepeda motor raib digondol pencuri saat sedang dipanaskan di depan rumah, memberikan "sasaran empuk" bagi pelaku yang beraksi dalam hitungan menit.

Baca Selengkapnya icon click

Kerjakan 70 Unit Vila Bermodal Visa Kunjungan, WNA Malaysia Diusir dari Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Terbukti menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M dideportasi oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.