Bendungan Tamblang di Ground Breaking | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 21 September 2020
Diposting : 12 August 2020 13:43
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune / Bendungan Tamblang saat ini sedang dalam tahap konstruksi.
balitribune.co.id | SingarajaDirektur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR bersama Gubernur Bali I Wayan Koster, direncanakan akan melakukan ground breaking Bendungan Tamblang, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Rabu (12/8).
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, Putu Adiptha Ekaputra, menyampaikan hal itu, Selasa (11/8). Menurut Eka Putra, sebenarnya proses pembangunan Bendungan Tamblang telah dimulai sejak tahun 2019 lalu namun acara ground breaking dilakukan belakangan menyesuaikan dengan kondisi belakangan.
 
"Infonya Dirjen Sumber Daya Air Kementrian PUPR bersama Gubernur Bali dan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida yang akan hadir untuk acara peletakan batu pertamanya dan acara seremonial ini hanya untuk mencari momentum saja," jelas Adiptha Ekaputra.
 
Eka Putra menjelaskan, proses pembangunan Bendungan Tamblang sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2018 lalu secara multiyears hingga tahun 2022 dengan menggunakan pembiayaan APBN selama empat tahun.
Bendungan Tamblang dibangun diatas lahan seluas 73,6 hektare masuk kebeberapa desa, seperti Desa Sawan, di Desa Bila, Desa Bontihing dan Desa Bebetin.
 
"Membebaskan total 212 bidang tanah dengan total biaya ganti rugi lahan Rp 260 miliar. Nilai proyek Bendungan Tamblang diperkirakan mencapai sekitar Rp 760 miliar yang dananya bersumber dari APBN Pusat," imbuh Eka Putra.
 
Bendungan Tamblang  rencananya memiliki luas genangan 258.585 meter persegi dengan tinggi bendungan mencapai 68 meter. Dan diperkirakan akan mampu menampung air hingga 7 juta meter kubik yang bersumber dari Tukad Daya di Desa Tamblang dengan kemampuan mengairi sawah hingga seluas 500 hektare. Bendungan ini juga diperkirakan dapat  menyediakan air baku sebesar 510 liter per detik.
 
Bahkan, nantinya akan menjadi obyek wisata, sekaligus mengairi persawahan di dua kecamatan yakni Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. 
 
"Proyek pembangunan bendungan  ditarget rampung pada tahun 2022 nanti," tandasnya.