Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bendungan Tamblang di Ground Breaking

Bali Tribune / Bendungan Tamblang saat ini sedang dalam tahap konstruksi.
balitribune.co.id | SingarajaDirektur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR bersama Gubernur Bali I Wayan Koster, direncanakan akan melakukan ground breaking Bendungan Tamblang, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Rabu (12/8).
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, Putu Adiptha Ekaputra, menyampaikan hal itu, Selasa (11/8). Menurut Eka Putra, sebenarnya proses pembangunan Bendungan Tamblang telah dimulai sejak tahun 2019 lalu namun acara ground breaking dilakukan belakangan menyesuaikan dengan kondisi belakangan.
 
"Infonya Dirjen Sumber Daya Air Kementrian PUPR bersama Gubernur Bali dan Kepala Balai Wilayah Sungai Bali-Penida yang akan hadir untuk acara peletakan batu pertamanya dan acara seremonial ini hanya untuk mencari momentum saja," jelas Adiptha Ekaputra.
 
Eka Putra menjelaskan, proses pembangunan Bendungan Tamblang sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2018 lalu secara multiyears hingga tahun 2022 dengan menggunakan pembiayaan APBN selama empat tahun.
Bendungan Tamblang dibangun diatas lahan seluas 73,6 hektare masuk kebeberapa desa, seperti Desa Sawan, di Desa Bila, Desa Bontihing dan Desa Bebetin.
 
"Membebaskan total 212 bidang tanah dengan total biaya ganti rugi lahan Rp 260 miliar. Nilai proyek Bendungan Tamblang diperkirakan mencapai sekitar Rp 760 miliar yang dananya bersumber dari APBN Pusat," imbuh Eka Putra.
 
Bendungan Tamblang  rencananya memiliki luas genangan 258.585 meter persegi dengan tinggi bendungan mencapai 68 meter. Dan diperkirakan akan mampu menampung air hingga 7 juta meter kubik yang bersumber dari Tukad Daya di Desa Tamblang dengan kemampuan mengairi sawah hingga seluas 500 hektare. Bendungan ini juga diperkirakan dapat  menyediakan air baku sebesar 510 liter per detik.
 
Bahkan, nantinya akan menjadi obyek wisata, sekaligus mengairi persawahan di dua kecamatan yakni Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. 
 
"Proyek pembangunan bendungan  ditarget rampung pada tahun 2022 nanti," tandasnya.
 
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.