Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berarsitektur Bali dan Pertahankan Ciri Khas Jawa, Bale Wantilan Pura Luhur Alas Purwo Diresmikan

Bali Tribune/ RESMIKAN - Bupati Artha meresmikan bangunan bale wantilan Pura Luhur Alas Purwo Banyuwangi.
Balitribune.co.id | Negara - Setelah usai menjalani renovasi, bale wantilan di Pura Luhur Giri Salaka Alas Purwo Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi diresmikan Rabu (25/11). Bangunan yang direnovasi melalui bantuan hibah Pemkab Jembrana ini diresmikan oleh Bupati Jembrana I Putu Artha.
 
Bagian bangunan yang telah finishing dalam renovasi tersebut yakni berbagai ornamen dan fasilitas wantilan. Mulai dari ornamen pilar, ornamen tembok, pintu ukir hingga batu candi pondasi. Anggaran renovasinya bersumber dari dana hibah Pemkab Jembrana tahun 2020 serta swadaya panitia setempat. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang disaksikan Ketua Panitia Karya Sujarwo, PHDI setempat
 
Peresmian bertepatan dengan rahina Buda Kliwon Natal yang juga dilangsungkan upacara pemlaspasan. Upacara pemelaspasan sendiri diawali dengan mendem citak dasar dan mendem pedagingan yang dipuput Ida Bopo Pandita Giri Darma Arsa. Bupati Artha mengaku bersyukur proses renovasi wantilan bisa tepat waktu sehingga bermanfaat bagi umat khususnya pemedek yang hadir ngaturang bhakti di Pura  Alas Purwo.
 
Menurutnya, bangunan wantilan yang terletak dijaba sisi pura tersebut dari sisi ornamen sangat indah. Kendati menggunakan aksitektur Bali, namun ornamen dan ciri khas Jawa masih terlihat sehingga menjadi perpaduan yang indah dan unik dilihat. Ia juga berharap bangunan wantilan tersebut dapat bermanfaat bagi umat serta pemedek yang datang ngaturang bhakti di pura yang terletak di wilayah timur Jawa Timur tersebut. “Senang sekali bisa hadir ngaturang bhakti saat pemelaspasan. Renovasi sudah bisa tuntas tepat dan waktu. Semoga bermanfaat sekaligus mempererat komunikasi yang sudah baik selama ini,” tandasnya. 
 
Ketua PHDI  Kecamatan Tegaldlimo Joko Setiyoso mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Pemkab Jembrana atas dukungannya dalam bentuk dana hibah sehingga renovasi wantilan bisa terselesaikan. Pihaknya juga berharap dukungan dan kerjasama yang sudah baik ini bisa terus terjaga guna memberikan semangat khususnya bagi umat Hindu di Banyuwangi. “Sekali lagi saya haturkan terima kasih kepada bapak Bupati Jembrana dan atas dukungan seluruh jajaran Pemkab di Bali atas dukungannya untuk menata pura yang sangat bersejarah bagi umat Hindu ini . Secara bertahap kita terus lakukan pembenahan” ungkapnya.
 
Namun pihaknya menyatakan program pembanguan di Pura Giri Salaka Alas Purwa yang berlokasi di kawasan Balai Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi ini ini belum berakhir. Selanjutnya di areal pura pihaknya juga akan melengkapinya dengan berbagai sarana penunjang bagi aktiftas umat Hindu yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia untuk bersembahyang serta kelengkapan lainnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Buka Puasa Bersama Warga Muslim di Kampung Gelgel

balitribune.co.id I Semarapura - Guna menjaga tradisi toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri undangan Buka Puasa Bersama masyarakat Muslim di Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penipuan Berkedok Migrasi Data Pajak Marak, DJP Minta Wajib Pajak Waspada

balitribune.co.id | Jakarta - Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Peringatan ini disampaikan seiring maraknya upaya penipuan di tengah gencarnya program aktivasi akun Coretax DJP bagi seluruh wajib pajak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.