Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berhadapan dengan Kemajuan Zaman, Tradisi Makepung Terus Dilestarikan

Bali Tribune/ MAKEPUNG - Jembrana Cup yang digulirkan setiap tahun untuk menandai musim panen padi diikuti ratusan sekha makepung.


balitribune.co.id | Negara - Makepung menjadasi salah satu atraksi budaya yang telah diwariskan secara turun menurun dari generasi ke generasi. Ditengah kemajuan zaman yang pesat ini, berbagai upaya dilakukan untuk melestarikan warisan tradisi ini.

Salah satunya melalui event-event yang kini digelar secara bergulir. Makepung sudah sejak lama dikenal akan ciri khas dan keunikannya yang tiada duanya. Makepung memiliki orisinalitas tidak hanya di Bali tetapi juga di tingkat nasional dan internasional.

Berbagai event terus digelar secara bergulis untuk menjaga eksistensi tradisi dan budaya dari Mekepung. Salah satunya melalui Mekepung Jembrana Cup yang rutin digelar setiap tahun. Mekepung Jembrana Cup sebagai salah satu Calender Of Event Kabupaten Jembrana kembali digelar pada Minggu (30/6). Lomba yang digelar di sirkuit All in One Pengambengan ini diikuti 230 peserta.

Kordinator Sakha Makepung Jembrana I Made Mara mengatakan, animo sekha makepung di Jembrana untuk melestarikan dan menjaga eksistensi warisan budaya ini sangat tinggi. Dibandingkan dengan event serupa sebelumnya, jumlah peserta tahun ini meningkat, baik blok Ijogading Timur maupun blok Ijogading Barat. "Sekarang semuanya meningkat untuk timur 120 pasang dan 110 pasang untuk regu barat,” jelasnya.

Made Mara mengapresiasi kebijakan daerah untuk mempertahankan warisan nenek moyang yang sudah menjadi ikon Kabupaten Jembrana. Kebijakan pemerintah daerah seperti menggelar event-event yang secara bergulir ini diharapkanya bisa mendorong sekha makepung beregenerasi agar warisan tradisi ini tidak punah, “Sekha Makepung Jembrana berterimakasi kepada Bupati Jembran yang sudah begitu antusias memperjuangkan, memelihara warisan seni budaya ini supaya tidak tenggelam,” tandasnya.

Asisten II Setda Kabupaten Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan, selain bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya, event makepung juga digelar sebagai ajang promosi pariwisata. Makepung menurutnya memiliki daya Tarik tersendiri bagi wisatawan karena tradisi atraksi makepung ini hanya ada satu-satunya di Kabupaten Jembrana.

Melalui pengembangan pariwisata budaya ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap berbagai sektor pembangunan lainnya. Seperti sektor pertanian dan peternakan khususnya pelestarian kerbau. Bahkan tradisi makepung sebagai ikon dan daya tarik wisata unggulan Kabupaten Jembrana kini telah diakui dan tercatat sebagai salah satu Warisan Budaya Nasional Tak Benda.

“Seluruh komponen harus mampu menjaga penghargaan tersebut dengan tetap berupaya, berkomitmen dan berkreatifitas untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik Makepung sehingga benar-benar dapat memberikan manfaat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam rangka mewujudkan masyarakat Jembrana Bahagia berlandaskan Tri Hita Karana,” ujarnya.

Dikatakannya, tradisi makepung dapat terus dikembangkan dan dikemas sebagai daya tarik wisata budaya dengan tetap mempertahankan ciri khas Jembrana sebagai daerah agraris dan aspek pemberdayaan masyarakat. Begitupula pelaksanaan event lomba juga diminta agra disertai pengembangan usaha- usaha ekonomi kreatif untuk mendapatkan nilai manfaat yang optimal.

Di tengah kemajuan zaman, diakuinya pelestarian tradisi makepung menjadi tantangan tersendiri, “Melestarikan dan mengembangkan tradisi budaya makepung agar dapat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat bukanlah suatu hal yang mudah. Terlebih di era global dewasa ini yang membawa perubahan serba cepat dan persaingan di segala bidang,” ungkapnya.

wartawan
Redaksi

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.