Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berjibaku Selama 5 Jam, Tim Damkar Berhasil Padamkam Api Kebakaran TPA Suwung

Bali Tribune / PEMADAMAN - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat meninjau proses pemadaman api musibah kebakaran TPA Suwung, Rabu (8/5) sore. 

balitribune.co.id | Denpasar - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Kota Denpasar mengalami musibah kebakaran pada Rabu (8/5) sore. Kejadian tersebut membuat Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar bergerak cepat. Alhasil, setelah berjibaku kurang lebih 5 jam, Tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar yang dibantu Tim Damkar Kabupaten Badung, BPBD Peovinsi Bali dan Pelindo ini berhasil memadamkan si jago merah. 

Pelaksanaan proses pemadaman api ditinjau langsung Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana. Tampak hadir pula Kadis LHK Provinsi Bali, I Made Teja, Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, Kadis DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirabawa serta pihak terkait lainya. 

Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana menjelaskan, musibah kebakaran TPA Suwung ini terjadi sekitar Pukul 15.30 Wita. Dimana, titik api bermula dari tumpukan sampah sisi barat dekat kolam Lindi. Sehingga, guna menangani kejadian tersebut, Tim Damkar Kota Denpasar langsung berkordinasi dengan mengerahkan sedikitnya 5 unit armada, Damkar Kabupaten Badung mengerahkan 5 unit armada, Pelindu mengerahkan 1 unit armada dan BPBD Provinsi Bali mengerahkan 2 unit Mobil Tangki. 

Lebih lanjut dijelaskan, adapun area yang terbakar diperkirakan seluas 0,35 Hektar atau 35 are. Dimana, fokus penanganan menggunakan sistem manual dengan mengeruk area yang terbakar untuk selanjutnya disemprot menggunakan air. Sedangkan manajemen air menggunakan sistem tandon dengan suplai air bergiliran dari masing-masing armada. 

"Kita bersyukur, dengan teknik ini api dapat dipadamkan, kurang lebih selama 5 jam, dan semoga tidak timbul api lagi, setelah titik api padam, tahap selanjutnya adalah pendinginan kurang lebih selama 3 jam, setelah itu akan stand by armada 3 unit sebagai langkah antisipasi," ujar Tirana.

Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengaku bersyukur api kebakaran TPA Suwung dapat dipadamkan segera. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama Tim Damkar baik dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung yang telah berjibaku memadamkan api. 

"Yang pertama saya bersyukur api dapat segera padam, yang kedua saya menyampaikan terimakasih  semua pihak, terutama kepada Tim Damkar yang bertugas sehingga pemadaman api dapat dioptimalkan, ini juga berkat kerjasama dan peningkatan ketrampilan operator damkar yang sudah optimal, sekali lagi terimakasih," ujar Jaya Negara.

wartawan
HEN
Category

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.