Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berkat Intermediasi, Pertumbuhan Kredit UMKM Masih Berada di Level Tinggi

Bali Tribune / UMKM - Pertumbuhan kredit UMKM tetap tinggi

balitribune.co.id | DenpasarKrisis keuangan global memberikan pelajaran bahwa kebijakan moneter dan kebijakan mikroprudensial tidak cukup dalam menjaga stabilitas makroekonomi, diperlukan kebijakan makroprudensial yang menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Seperti diketahui, makroprudensial adalah kebijakan Bank Indonesia (BI) yang ditetapkan dan dilaksanakan untuk mencegah dan mengurangi risiko sistemik, mendorong fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas, meningkatkan efisiensi sistem keuangan dan akses keuangan dalam menjaga SSK (Stabilitas Sistem Keuangan), serta mendukung stabilitas moneter dan stabilitas sistem pembayaran.

Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Didit Widiana menyatakan, makroprudensial fokus pada upaya menjaga sistem keuangan secara keseluruhan, bukanhanya individu lembaga keuangan. "Kebijakan makroprudensial untuk mendorong ekonomi menuju Indonesia maju," ujarnya.

Ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) menegaskan mandat Bank Indonesia dalam menjaga SSK guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan makroprudensial bersifat countercyclical untuk mengurangi over-optimisme dan over-pesimisme serta mengurangi materialisasi akibat contagion effect. 

Kebijakan makroprudensial salah satunya mendorong fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas. Intermediasi pun memiliki beberapa peran untuk mendorong Kebangkitan ekonomi nasional di era pandemi Covid-19. Didit Widiana membeberkan intermediasi tahun ini meningkat dengan risiko terjaga. Dimana per Februari 2023 kredit tumbuh 10,64% dan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 8,18%. Kredit perbankan menunjukkan pemulihan yang baik, dengan pertumbuhan yang terus meningkat sejak posisi terendah pada periode pandemi (Maret 2023). Begitu pun DPK di perbankan cernderung menurun sejalan dengan meningkatnya penyaluran kredit. Selain itu risiko kredit terjaga dengan Non Performing Loan (NPL) 2,58% pada Februari 2023. 

Fungsi lainnya dari intermediasi adalah dimana perbankan memiliki permodalan dan likuiditas yang memadai untuk mendorong penyaluran kredit. Diantaranya, ketahanan permodalan bank tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) yang meningkat menjadi 25,88% pada Januari 2023, tercatat CAR bulan Januari 2023 lebih tinggi dibandingkan Desember 2022 sebesar 25,63%. Rasio alat likuid stabil pada kisaran 29%, berada diatas ambang batas 10% dan risk appetite. Hal ini menunjukkan kecukupan likuiditas perbankan masih lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata AL/DPK bank tahun 2012-2019 sebelum pandemi Covid-19 (AL/DPK risk appetite), sehingga masih terdapat ruang yang besar untuk meningkatkan penyaluran kredit.

Selanjutnya kata dia, dari intermediasi ini suku bunga kredit dan DPK tetap akomodatif. Dimana, perbankan merespons kenaikan BI7DRR dengan menaikan suku bunga kredit dan DPK secara terbatas. Dalam hal ini seperti diketahui, untuk menahan kenaikan inflasi, BI telah menaikan BI7DRR sejak Agustus 2022 sebesar 225 bps. Suku bunga deposito 1 bulan pada Februari 2023 tercatat 4,12% atau meningkat 123 bps dibandingkan dengan level Juli 2022. Sementara itu, suku bunga kredit Februari 2023 tercatat 9,34% atau meningkat 40 bps dibandingkan dengan level Juli 2022. 

Didit Widiana mengungkapkan, intermediasi meningkat didukung kinerja korporasi dan konsumsi rumahtangga yang tinggi. Kinerja korporasi diprakirakan tetap tinggi pada Tw-I 2023. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan dan pengeluaran modal (capex).

Konsumsi rumahtangga tetap tinggi pada awal tahun 2023. Hal ini tercermin dari ekspektasi konsumen yang baik dan perbaikan penghasilan yang stabil. 

Berkat intermediasi pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tetap tinggi. Tercatat pertumbuhan kredit UMKM masih berada pada level tinggi, yaitu 8,58% (yoy) pada Februari 2023. Penyaluran kredit UMKM masih tinggi, meskipun melambat dibandingkan bulan sebelumnya karena adanya peningkatan suku bunga. Risiko kredit UMKM terjaga dengan NPL rendah. Kemunculan fintech lending membantu perbankan untuk menyalurkan kredit ke segmen UMKM, meskipun porsinya masih rendah.

Ekonom di DKMP Bank Indonesia, Revol Ulung Bisara Tamba mengatakan, intermediasi adalah sebuah proses dimana suatu pihak atau lembaga menjadi perantara dalam transaksi antara dua pihak yang berbeda untuk memudahkan pertukaran barang, jasa dan keuangan. "Intermediasi di perbankan, dimana perbankan mempertemukan pihak yang kelebihan dana yang menyimpan dananya di perbankan dengan yang memerlukan dana baik untuk modal usaha," jelasnya

Lebih lanjut dia mengatakan, bank adalah lembaga intermediasi yang menghimpun dana dari pihak yang kelebihan dana dan menyalurkannya kepada pihak yang membutuhkan. "Adanya masyarakat yang menyimpan dananya di bank, maka telah membantu perbankan dalam menyalurkan dananya ke pihak yang memerlukan yang disebut kredit. Jenis kredit ada 3 yaitu kredit modal kerja, konsumsi dan investasi," papar Revol. 

Kredit modal kerja diberikan bank untuk membiayai kegiatan operasional suatu usaha atau kegiatan misalnya kredit yang ditujukan guna membeli bahan baku. Kemudian kredit konsumsi diberikan bank ke masyarakat yang ingin membeli kendaraan bermotor, kredit pemilikan rumah (KPR) dan pembelian barang elektronik. Kredit investasi disalurkan bank untuk kegiatan investasi atau usaha suatu perusahaan untuk membeli alat, membangun pabrik dan lainnya.

"Kredit itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendorong perekonomian. Misalnya kredit modal kerja bisa digunakan untuk pelaku usaha yang menjual bakso dan usaha lainnya. Jika tukang bakso dapat kredit modal kerja dari bank, usahanya bisa berkembang dengan adanya bantuan modal untuk membeli bahan baku, dimana yang awalnya hanya menghasilkan bahan baku untuk menjual 50 mangkok per hari menjadi 100 mangkok setelah mendapatkan kredit dari bank," katanya.

Salah seorang yang telah memanfaatkan kredit konsumtif, Budi Kristanda mengaku perlu dan penting mengajukan kredit, salah satunya untuk KPR dan membeli mobil. "Kalau dulu saya tidak mengajukan KPR, tentu sekarang saya belum punya rumah karena sekarang sudah berkeluarga. Dulu pertama kali saya pernah kredit untuk beli mobil pribadi dan sekarang mobil bisa dipakai untuk kerja. Selain kredit, saya juga telah menyimpan dana di bank karena aman, mendapatkan bunga, mempermudah transaksi nontunai, misalnya dengan transfer, debit, dan pembayaran dengan QRIS (Quick Response Indonesia Standard)," ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Orangtua Wajib Memahami Kualitas Susu Formula Tidak Cukup Dinilai dari Kemasan

balitribune.co.id | Jakarta - Ditengah tingginya masalah kesehatan gigi anak di Indonesia, orangtua tidak lagi bisa memilih susu formula hanya berdasarkan klaim manfaat di bagian depan kemasan. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan 93% anak Indonesia mengalami karies gigi. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap karies gigi, diabetes, serta risiko kesehatan jangka panjang.

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Ratusan Truk, Massa Forum SSB Bergerak Sampaikan Aspirasi ke PPLH Bali-Nusra

balitribune.co.id | Denpasar – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum SSB bergerak menuju lokasi aksi di wilayah Denpasar Timur, Kamis (16/4/2026) pagi. Massa yang berkumpul di Jl. Serangan, Denpasar Selatan tersebut mulai bergerak sekitar pukul 09.30 Wita dengan menggunakan sekitar 230 unit truk dan 60 unit sepeda motor, dengan jumlah massa diperkirakan mencapai 600 orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi, Dukung Ekonomi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bali yang berkelanjutan. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengukuhan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali di Denpasar, Selasa (14/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Lirik Pasar Dalam Negeri, Puluhan Patung Timboel Art Gallery Dipamerkan di Sanur

balitribune.co.id | Denpasar - Turis asing yang datang dari berbagai negara tampak takjub melihat karya patung Timboel Art Gallery yang dipamerkan di Sudamala Resorts, Rabu (15/4). Puluhan karya seni berbentuk hewan, manusia dan lainnya yang dibuat dengan kombinasi aluminium, stainless steel dan kayu jati dipamerkan di Sudakara ArtSpace Sudamala Resort Sanur dengan tema "Inner Landscapes" hingga 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Imigrasi dan Pemprov Bali, Satgas Dharma Dewata Siap Tertibkan WNA Nakal

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Jenderal Imigrasi resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi “Dharma Dewata” di Bali, Rabu (15/4/2026), sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di destinasi wisata unggulan Indonesia tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Polda Bali dan Pansus TRAP DPRD Bali Kawal Tata Ruang dan Perizinan

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga Bali dari tekanan pembangunan yang kian kompleks kembali ditegaskan melalui audiensi antara Polda Bali dan Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali,  Selasa (14/4/2026) di Mapolda Bali, Denpasar. Pertemuan tersebut diterima langsung Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, bersama jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.