Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bersamaan Kebakaran di Dua Lokasi Berbeda

Bali Tribune / HALAU API- Petugas Pol PP menghalau api di dua lokasi.

balitribune.co.id | GianyarMusibah kebakaran terjadi di dua lokadi berbeda dan waktu hampir bersamaan di Gianyar, Kamis (29/9) siang. Di Padangtegal, Ubud sebuah bangunan gedong peyimpenan merajan berikut isinya ludes terbakar. Sementara di Banjar Seseh, Singapadu, Sukawati, api melahap bangunan di lantai dua. Total kerugian atas musibah di dua lokasi ini mencapai ratusan juta rupiah.

Di Ubud, laporan kebakaran diterima oleh petugas Pamadam Kebakaran Pos Ubud sekitar Pukul 11. 20 Wita.  Sebuah bangunan suci berupa gedong penyimpenan wastra merajan berukuran 5 x 4 meter didapati sidah dikepung api.  Petugas damkar pun harus menurunkan 4 unit mobil damkar untuk menghalau api agar tidak meremnet ke bangunan lainnya. Pemilik rumah, Anak Agung Dalem pun harus memasrahkan bangunan itu,  namun bangun lainnya disyukuri tidak ikut disambar api.

Setelah semua bangunan di sekitarnya dipastikan steril dari api,  penghalauan langusng difokiskan pada bangunan yang terbakar. Sekitar 40 menit upaya pemadaman, api ahkhirnya dapat terhalau. Namun belum sempat melakukan pendinginan sebagain unit mobil damkar harus segera beranjak dari lokasi karena menerima panggilan bantuan dari petugas damkar Pos Sukawati.

Karena pada waktu yang hampir bersamaan sebuah kebakarann besar juga terjadi di sebuah rumah warga  di Banjar Seseh,  Singapadu, Sukawati. Selain menyelimuti bangunan di lantai dua, api juga menyambar bagian atap bangunan suci piyasan dan kemulan. Karena volume api cukup besar, unit mobil bantuan dari Posko Induk dan pos Ubud juga diturunkan. Namun demikian pemilik rumah, I Made Sudarmanta harus merelakan  rumah dan piyasan ludes dilalap si jago merah. Kerugian meterial pun dideritanya hingga Rp 300 Juta rupiah.

Kasat Pol PP san Damkar Gianyar I Made Watha mengungkapkan, pihaknya sudah menurunkan semua unit mobil damkar  ke dua lokasi musibah ini. Memastikan musibah ini tidak melwbar, petugasnya memprioritaskan penyelamatan bangunan disekitarnya selain pemadaman pada bangunan yang terbakar. "Penanganan yang kami laksanakan berjalan lancar. Mengenai penyebab kebakaran, masih ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian," terangnya singkat.

wartawan
ATA
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click

Dewan Bali: Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BPD Bali Dapat Ditetapkan Menjadi Perda

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-26 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Laporan Dewan terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali Tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan Sikap/Keputusan Dewan yang berlangsung di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bal

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.