Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BHA Dorong Hotel Terapkan Konsep Tanpa Limbah Makanan

Franklyn Kocek
Bali Tribune / Franklyn Kocek

balitribune.coo.id | Mangupura - Gerakan Zero Waste atau tanpa limbah upaya pelaku pariwisata di sektor perhotelan untuk membantu pengurangan sampah, utamanya terkait rencana penutupan praktik pembuangan terbuka atau open dumping di TPA Suwung Denpasar per 23 Desember 2025. Seperti yang disampaikan Ketua Bali Hotel Association (BHA) Franklyn Kocek, dimana BHA sebagai asosiasi yang menaungi ratusan hotel berbintang di Bali, kini mendorong seluruh anggotanya untuk menerapkan strategi tanpa limbah makanan dalam operasional sehari-hari. 

Pemerintah Provinsi Bali melaksanakan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia terkait penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Sarbagita Suwung yang selama ini masih menggunakan sistem pembuangan terbuka. Penutupan total ditargetkan rampung paling lambat 23 Desember 2025.

Pemberitahuan itu disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster kepada Walikota Denpasar dan Bupati Badung melalui Surat Gubernur Bali. Membantu upaya pengurangan sampah yang dibuang ke TPA terutama limbah makanan BHA mendorong penerapan strategi Zero Waste di kalangan hotel.

Penerapan tanpa limbah terutama limbah makanan di hotel tidak hanya sebatas mengurangi sampah, tetapi juga melakukan inovasi kuliner, seperti penggunaan seluruh bagian bahan makanan, donasi sisa layak konsumsi hingga pengolahan organik seperti Teba modern yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. 

Penerapan ini tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi hotel seperti mengurangi pemborosan bahan makanan yang berarti menghemat biaya pembelian.

"Zero Waste ini tidak ada sampah makanan yang keluar dari sisa-sisa organik, contoh misalnya kita memasak ikan, tulang ikannya tidak boleh dibuang. Bagaimana caranya, diolah menjadi nilai tambah. Misalkan udang, kepala udangnya tidak dibuang, tapi digoreng dijadikan sebuah toping di dalam makanannya. Ini kan kreatif sekali. Ternyata banyak lho opportunity-nya makanan Indonesia kita olah, sehingga tidak ada sampah organik yang kita timbulkan," katanya di Badung beberapa waktu lalu. 

Kata dia, BHA telah mengimbau hotel-hotel anggota BHA untuk tidak menggunakan air minum dalam kemasan plastik dan mengolah sendiri sampah organik di dalam hotel. Selain penerapan tanpa limbah makanan, pengelola hotel juga dihimbau dapat mengedukasi tamu tentang pentingnya pengurangan sampah, seperti mengajak tamu untuk tidak mengambil makanan secara berlebihan yang nantinya dapat tersisa saat jamuan prasmanan di restoran hotel. Dengan penutupan TPA Suwung, nantinya akomodasi wisata baik hotel, vila dan lainnya diharapkan mampu mengelola sampahnya secara mandiri dan berkelanjutan.

wartawan
YUE
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.