Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI-ARW Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Bali Tribune/ Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho dan penerima bantuan paket sembako PSBI, di Wantilan Sabha Prakerti, Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (4/8).



balitribune.co.id | Badung  - Berbagai bantuan terus digelontor pemerintah untuk meringankan beban warga di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, agar warga dapat bertahan menghadapi pandemi Covid-19.
 
 Tak terkecuali sebanyak 1.000 paket sembako bantuan Bank Indonesia disalurkan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho bersama Anggota Komisi XI DPR RI I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) di Wantilan Sabha Prakerti, Dalem Gulingan Gede, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (4/8).
 
Bantuan diserahkan kepada 11 kelompok masyarakat penerima melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) di antaranya, Desa Adat Gulingan (150 paket), Banjar Adat Badung Desa Adat Gulingan (100 paket), Banjar Adat Sedahan Desa Adat Gulingan (100 paket), Banjar Adat Legian Sari Desa Adat Gulingan (100 paket).
 
Selanjutnya Kelompok Ternak Babi Pondok Sari Badung (50 paket), Pasemetonan Istri Puri Peguyangan Denpasar Utara Kota Denpasar (150 paket), Pengempon Pura Dalem Laplap Kota Denpasar (100 paket).
 
Lalu, Puri Agung Jembrana/Semeton Warga Pande Banjar Tengah Jembrana (100 paket), Arya Wang Bang Pinatih Singapadu Tengah Kecamatan Sukawati Gianyar (50 paket), dan Desa Adat Yang Api Tabanan (100 paket).
 
 Penyerahan bantuan sembako ini sebagai tindak lanjut dari direalisasikannya proposal Desa Adat Gulingan oleh Bank Indonesia melalui PSBI dan disetujui sebanyak 1.000 paket sembako/kebutuhan pokok masyarakat.
 
Bantuan paket sembako ini diharapkan bisa menurunkan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pangan, sehingga membuat kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Bagi para pelaku UMKM, program ini juga bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.
 
Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) menyebutkan, permintaan bantuan sembako dari masyarakat terus mengalir sebab masyarakat sangat membutuhkan bantuan di tengah masa pandemi Covid-19 terlebih di masa PPKM Level 4.
 
 "Kondisi begini dana yang ada kita gunakan untuk membantu masyarakat karena banyak yang membutuhkan. Kalau perbaikan pembangunan nantilah kita lakukan setelah kondisi normal," kata Rai Wirajaya, seraya menambahkan, sebenarnya total paket sembako yang dialokasikan untuk warga sebanyak 2.500 paket untuk di Badung, Jembrana, Tabanan dan Gianyar. Namun kali ini baru diserahkan 1.000 paket untuk perwakilan penerima dan dilanjutkan di hari berikutnya.
 
 Ia menyampaikan terima kasih kepada BI yang terus menggulirkan bantuan sembako seperti halnya bantuan sembako PSBI kali ini.
 
Dikatakan bantuan sembako ini penting bagi masyarakat Bali karena situasi pandemi ini belum pasti kapan selesainya. Tidak ada yang bisa menjawab kapan pandemi Covid-19 ini berakhir.
 
 "Makanya dukungan BI lewat bantuan PSBI ini sangat luar biasa. Dan mari gotong royong bersama agar kita semua bisa survive, di tengah pandemi Covid-19," sambung Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil Bali ini lantas menegaskan pihaknya akan terus berupaya menindaklanjuti harapan dan aspirasi masyarakat agar bisa dibantu di masa pandemi Covid-19.
 
Anggota DPR RI empat periode ini lantas mengapresiasi kinerja Bank Indonesia yang selama ini sudah luar biasa banyak melakukan upaya membangkitkan perekonomian Bali dan membantu masyarakat Bali dengan bantuan sembako PSBI.
 
 Dikatakan BI juga turut serta membangun ekonomi Bali dan juga ekonomi moneter bangsa Indonesia.
 
"Kegiatan BI sangat membantu masyarakat,  BI tidak semata mata memberikan sembako tapi menjaga inflasi di seluruh Indonesia dan daerah melalui TPID," ujar Rai Wirajaya. Bahkan secara pribadi Rai Wirajaya menyebut Trisno Nugroho dengan nama orang Bali dengan sebutan Gede Trisno Nugroho karena spirit "ke-Bali-annya" tidak pernah berhenti membangun Bali.
 
"Saya apresiasi spirit BI Bali dipimpin Pak Gede Trisno Nugroho membangun Bali dan membantu masyarakat Bali sangat tinggi," pungkas politisi PDI Perjuangan asal Peguyangan Denpasar ini.
 
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho mengatakan bantuan sembako PSBI ini dirasakan penting terus digulirkan sebab dapat meringankan beban masyarakat.
 
 Ini wujud kepedulian BI bersama Rai Wirajaya dan bentuk kerja sama yang bagus selama ini dalam membantu masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.
 
"Saya terus ikuti bantuan Pak Gung Rai selalu tepat sasaran. Ini inspirasi untuk kita terus memberikan bantuan dan menjaga solidaritas kepada sesama," ujar Trisno Nugroho.
 
Pandemi Covid-19 mengubah tatanan kehidupan dunia termasuk di Bali dan kita harus beradaptasi. Kondisi tidak mudah tapi BI Bali mengajak masyarakat Bali tetap optimis Bali bisa segera bangkit menjadi zona hijau dan pariwisata Bali bisa segera dibuka.
 
"Dengan kolaborasi dan solidaritas tinggi di Bali, kita yakin Bali bangkit. Masyarakat dunia berharap Bali bangkit dan bisa dibuka pariwisatanya," kata Trisno Nugroho lantas mengapresiasi kebersamaan solidaritas semua elemen masyarakat Bali membantu sesama selama penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level 4. "Ada gerakan gotong royong pembagian makanan di pagi, siang dan sore hari. Masyarakat juga disiplin, ini hal yang positif," ujar Trisno Nugroho.
wartawan
ARW
Category

Patung Anyaman Bambu Octopus Queen Raih Rekor Muri

balitribune.co.id | Semarapura - Kadis Pariwisata Ni Made Sulistiawati mewakili Bupati Satria bersama Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P, S.H., dan Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, menghadiri kegiatan Ceremony Penghargaan Rekor MURI atas karya Patung Anyaman Bambu terbesar di Indonesia Octopus Queen yang berlokasi di Obyek Wisata Penida Swing Park, Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (25/9) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Tinjau Pengerjaan Sodetan Aliran Sungai Tudad Bubuh

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menanggapi ancaman abrasi yang semakin parah di wilayah Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria meninjau pengerjaan sodetan aliran sungai Tudad Bubuh di Pantai Tegal Besar, Minggu (28/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Aksi "Ulah Pati", Badung Kebut Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengkebut pemasangan pagar railing di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Ini menyusul aksi ulah pati atau bunuh diri yang kembali terjadi di jembatan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bersiap Hadapi Musim Hujan, Bupati Tinjau Trash Rack Tukad Mati dan Jalan Simpang Teuku Umar Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau alat penyaring sampah (trash rack) di alur Tukad Mati, Kelurahan Legian, Kuta, pada Jumat (26/9). Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa beserta jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gabungan Komisi di DPRD Badung Turun ke GWK, Siapkan Surat Pemanggilan

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan 4 Komisi di DPRD Kabupaten Badung, masing-masing Komisi I, II, III, dan IV, turun langsung mengecek lokasi penutupan akses jalan warga oleh manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Jumat (26/9) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Mantra Soroti Lemahnya Sinkronisasi Program Makan Bergizi, Minta Pengawasan Diperketat

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPD RI asal Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra, menilai maraknya kasus keracunan massal akibat makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah akibat lemahnya sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan hal ini dinilai menjadi titik lemah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) untuk anak sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.