Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI: “Bali Beats of Paradise” Inspiratif, Wadah Promosi Pariwisata Bali

Bali Tribune/ PEMUTARAN FILM - Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho bersama Sutradara Livi Zheng, usai pemutaran film “Bali Beats of Paradise”.
balitribune.co.id | Kuta -  Berbagai upaya KPw BI Bali dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Bali terus dilakukan. Apalagi seperti diketahui sektor pariwisata merupakan salah satu pilar yang memperkuat perekonomian Bali. Jadi tidak salah jika Bank Indonesia  melalui Film “Bali Beats of Paradise” yang disutradarai Livi Zheng  memberikan penuh dukungannya.
 
“Dengan hadirnya film ini diharapkan masyarakat dunia yang notabene wisatawan akan kembali mengingat Indonesia, Bali khususnya,” ucap Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho usai menyaksikan film tersebut di Kuta, Sabtu (10/8) malam bersama awak media.
 
Ia berharap melalui film ini akan semakin banyak wisatawan yang datang ke Bali ingin melihat bagaimana gamelan Bali yang bagus sekali, disamping promosi juga mendongkrak kunjungan wisatawan.
 
“Film ini bisa menjadi wadah promosi bagi pariwisata Bali, sangat inspiratif dan imbasnya kita ingin kunjungan wisatawan ke Bali akan meningkat,” ucapnya sembari berujar, dirinya sudah mengenal Livi sejak di Jakarta. “Dia ini asal Blitar,” imbuh Trisno.
 
“Bali: Beats of Paradise” film yang mengangkat kisah inspiratif pemain dan komposer gamelan Nyoman Wenten, yang mengejar mimpinya sebagai seniman Bali di Amerika Serikat lewat musik gamelan Bali.
 
Di awal perjalanannya, banyak tantangan menghadang. Di antaranya, dia harus meninggalkan kampung halaman, dan berpisah dengan keluarganya di Bali. Namun, kini semuanya sudah berlalu. Wenten tak hanya mampu bertahan di negeri orang, tetapi juga berhasil meraih apa yang sebelumnya dicita-citakan: menjadi seniman dan juga guru besar gamelan yang menyebarkan gamelan di Amerika. Berkat Wenten, musik gamelan kini popular dan diajarkan di kampus-kampus utama di Amerika.
 
Setelah 40 tahun malang melintang di Amerika, di masa tuanya Wenten ingin kembali pulang ke kampung halamannya di Pulau Dewata. Namun, Wenten ingin selalu meraih sesuatu yang bisa disumbangkan bagi Tanah Air-nya. Dalam film layar lebar, yang pengambilan gambarnya dilakukan di Los Angeles, Amerika, dan Bali, Wenten berkolaborasi dengan Judith Hill, penyanyi pemenang Grammy Award, kontestand The Voice dan partner duet Michael Jacksin. 
 
Di film “Bali: Beats of Paradise inilah, Wenten dan Judith berhasil menggabungkan genre musik tradisional Bali  yang pentatonik dengan music funk.  Musik perpaduan dua “dunia” itu dikerjakan bersama oleh Wenten dan Judith dalam studionya “Queen of the Hill”, dan dilengkapi video klip yang sarat dengan warna dan balutan busana tradisional Bali yang ditampilkan Wenten dan Judit Hill.
 
Sebagian perjalanan hidup Wenten difilmkan dalam “Bali: Beats of Paradise” oleh sutradara berbakat asal Indonesia Livi Zheng, yang tinggal di Los Angeles, AS. “Bali: Beats of Paradise” tak hanya bertutur tentang  perjalanan hidup seorang Wenten, tetapi juga keindahan Bali dan perpaduan musik tradisional Bali dengan musik funk, akhirnya membawa film tersebut masuk dalam seleksi nominasi Piala Oscar 2019 untuk kategori The Best Picture.
 
“Musik gamelan sudah dipakai dalam film Avatar karya James Cameron, TV seri Star Trek dan Nintendo Games Super Mario Bros,” sebut Livi sumringah. Musik gamelan sekarang diajarkan di banyak universitas di Amerika, di antaranya, di Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of California-Los Angeles (UCLA) dan University of California-Berkeley (UC-Berkeley).
 
Rencananya tanggal 22 Agustus 2019 mendatang “Bali Beats of Paradise” akan tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia. (u)
wartawan
Arief Wibisono
Category

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Auto Show 2026, Banjir Promo dan Cashback Puluhan Juta untuk Mobil Impian

balitribune.co.id | Denpasar - Pameran Bali Auto Show yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) pada 16-22 Februari 2026 bukan sekedar memajangkan produk mobil unggulan masing-masing peserta mobil tapi juga menjadi kesempatan emas bagi konsumen Bali memiliki unit mobil impian mereka lantaran berbagai promo menarik yang ditawarkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atraksi Barongsai Bertepatan Tahun Baru Imlek Hibur Wisatawan di Bali

balitribune.co.id | Nusa Dua - Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili tahun 2026 ini dirayakan meriah di sejumlah pusat kegiatan pariwisata di Bali salah satunya di Kuta, kawasan pariwisata Nusa Dua hingga di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Seperti di kawasan Kuta Kabupaten Badung pada 16 Februari 2026 dilakukan ritual tolak bala yang digelar di Vihara Dharmayana Kuta.

Baca Selengkapnya icon click

Revolusi Angpao Digital, Menjaga Tradisi Imlek di Tahun Kuda Api 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kebersamaan, harapan baru, dan tradisi berbagi. Di tahun Kuda Api 2026 yang melambangkan energi dan keberanian melangkah, tradisi pun terus beradaptasi mengikuti gaya hidup masyarakat yang semakin digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.