Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI: Bali Perlu Pusat Informasi Investasi

Bali Tribune/Nyoman Sugawa Kory (kiri), Trisno Nugroho dan Dauh Wijana (kanan)

balitribune.co.id | Denpasar - Didampingi Sekretaris Partai Golkar Provinsi Bali, I Nyoman Sugawa Kory, Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho yang hadir di Focused Group Discussion (FGD) bertema "Refleksi Akhir Tahun: Catatan Kritis Pembangunan Bali 2019" yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Senin dalam menyambut tahun baru 2020.

Berdasarkan hasil pantauan BI secara reguler, BI kerap melakukan evaluasi apa yang telah dicapai oleh Bali ditengah lesunya perekonomian dunia. Lantas kedepannya apa yang bisa mendorong Bali agar bisa tumbuh lebih tinggi lagi.  

"Saya senang bisa hadir di FGD yang diselenggarakan Partai Golkar dimana banyak masukan yang disampaikan para tokoh dari berbagai sumber," sebutnya. 

Menurut Trisno dalam FGD juga disampaikan bagaimana Bali butuh Pusat Informasi Investasi (Bali Investment Center) yang bisa memetakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi Bali. 

"Meskipun nantinya akan ada Bali Investmen Center, tentunya bisa juga menjaga adat budaya Bali yang adiluwung," sebutnya. 

Meskipun kondisi perekonomian dunia sedang mengalami penurunan, namun masih ada peluang bagi Bali untuk bertumbuh. 

"Perdagangan dunia mengalami kelesuan, nilai perdagangan turun, yang otomatis berimbas pada nilai ekspor Bali ke luar negeri," tuturnya. Untuk itulah Trisno berpesan, Bali mesti mencari terobosan baru dalam meningkatkan sumber pendapatan baru. 

"Kita mesti akui, investasi merupakan salah satu pilar pembangunan Bali nantinya disamping konsumsi tentunya," katanya lagi. 

Sedangkan Sekretaris Partai Golkar, Nyoman Sugawa Kory juga menimpali apa yang disampaikan Trisno Nugroho dengan mengatakan di bawah kepemimpinan Gubernur Bali I Koster, apa yang dicapai Bali masih bisa dipertahankan, walaupun ditengah gempuran ekonomi dunia ataupun nasional yang cenderung menurun, tapi perekonomian Bali masih tumbuh di atas rata-rata nasional, juga inflasi masih terjaga di bawah nasional. 

"Tapi kita jangan terlena, kewajiban kita bagaimana ekonomi Bali bisa tetap bertumbuh. Baik dalam rangka mencapai RPJMD 6,4 persen atau mencapai kondisi ideal menuju kesejahteraan masyarakat," tutur Sugawa Kory yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali. 

Lantaran itulah maka struktur ekonomi Bali harus ditata kembali, kemudian komponen-komponen yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi mesti dicermati. 

"Misal, tingkat konsumsi ini harus dipertahankan dengan cara apa, inflasi harus dijaga. Sedangkan investasi harus didorong peningkatannya, sehingga terciptalah sumber ekonomi baru yang berujung meningkatnya pertumbuhan ekonomi Bali," papar Sugawa Kory dengan gamblang. 

Menurutnya provinsi Bali memiliki peraturan daerah yang mengatur kemudahan berinvestasi, tapi belum dilaksanakan dengan baik. Disamoing itu belanja pemerintah juga mesti di dorong naik, caranya dengan berjuang agar kontribusi pariwisata ditingkatkan. 

"Jadi menurut hemat saya kontribusi PHR juga mesti dikembalikan ke provinsi pengaturannya, tujuannya agar terjadi pemerataan di kabupaten/kota," ungkapnya. 

Jika kontribusi PHR dilepas begitu saja ke kabupaten/ kota Sugawa Kory menanyakan, siapa yang akan mengawasi penggunaannya, malah yang terjadi justru tidak tepat sasaran. 

"Kami harapkan soal PHR dikembalikan ke provinsi, sehingga provinsi bisa mendistribusikan sesuai dengan sasarannya dan penggunaanya bisa diawasi, pasalnya ini kan dana masyarakat, kalau sekarang siapa yang mengawasi, kan lepas begitu saja," tutupnya

wartawan
Arief Wibisono
Category

Terpukau Goyangan Artis saat Konser Festival Semarapura, Warga Tak Sadar Tas Gendong Dirobek Begal

balitribune.co.id I Semarapura - Nasib kurang beruntung dialami Ketut Gde Bagus Putra Pande Dwiyasa (19) asal Dusun Pangi Kawan, Desa Pikat  Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung saat menyaksikan konser Festival Semarapura, Jumat (1/5/2026) malam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.