Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI : Diperlukan Konsep Praktis dan Sinergitas Kelola Pariwisata Bali

ekspor
Causa Iman Karana

BALI TRIBUNE - Tantangan perekonomian Bali sepanjang  tahun 2018 hingga 2019 rupanya masih  di dominasi sektor pariwisata. Penyebabnya, konsep pengembangan pariwisata Bali yang belum merata, apalagi  adanya dominasi Selatan atas Utara, termasuk di dalamnya kemacetan, sampah, serta belum adanya konsep yang secara holistik dan terintegrasi dalam pengembangan pariwisata Bali. Kurangnya sinergitas pengusaha dan pemerintah pun bisa jadi penyebab. "Kalau hal ini masih terjadi, jangan dulu bicara soal "One Management Island". Pasalnya,  kunci utamanya ialah sinergitas antar komponen," tandas Kepala KPw BI Bali,  Causa Iman Karana di Denpasar, Selasa (13/2). Lantas ia juga menyikapi banyaknya pihak yang acapkali menyatakan Bali perlu One Management Island dalam pengelolaan pariwisata, namun sayangnya konsep dasar soal itu tidak pernah terungkap kepermukaan. "Perlu langkah konkret merealisasikannya," imbuhnya. Selain itu tantangan Bali kedepan yaitu meningkatnya transaksi online booking atau pemesanan jasa pariwisata melalui online yang berimbas akan tersainginya potensi ekonomi konvensional. "Berbagai persoalan yang kerap dihadapi perlu kiranya diatasi melalui sinergi dengan destinasi wisata lain di luar Bali, Bali sebagai Hub. Peningkatan akses berkunjung ke Bali, maksimalisasi fasilitas darat, laut dan udara. Serta peningkatan konektivitas antar destinasi wisata dengan dibangunnya jalan tol dn kereta api," ucap Causa seraya berujar Bali juga perlu memikirkan industri kecil yang mampu menopang sektor pariwisata. "Bagaimana kedepannya Bali tidak hanya tergantung pada sektor pariwisata, untuk itu perlu industri dalam skala  Berdasarkan catatan Bank Indonesia (BI) tantangan inflasi Bali  2017 - 2019 antaranya disebabkan adanya risiko kenaikan biaya tenaga kerja bangunan dan sewa rumah. Disebutkan, terbatasnya ketersediaan tenaga kerja bangunan di tengah masih tingginya volume proyek kontruksi, berkembangnya industri hotel dan pariwisata mendorong peningkatan tenaga kerja daei luar Bali yang mendorong permintaan sewa rumah dan kontrak rumah. Adanya risiko penyesuain tarif yang dipicu potensi kenaikan harga BBM dan tarif listrik mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan kebijakan restrukturisasi subsidi energi (administered prices). Sedangkan dari sisi volatile food dikarenakan adanya risiko ketersediaan komoditas pangan strategis terutama jelang hari besar, dan anomali cuaca yang berpotensi menurunnya produksi komoditas holtikultura. "Kita memproyeksikan inflasi Bali di tahun 2018 3,5 persen plus 1 persen, pun di tahun 2019," katanya menjelaskan. Namun demikian BI dalam menghadapi tantangan tersebut juga menyiapkan faktor penahan inflasi dengan berkordinasi melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali, menjaga ekspetasi masyarakat dan pergerakan harga komoditas global, serta penyesuaian tarif. Dari sisi pertumbuhan, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2018, 6,00 persen (yoy) - 6,40 persen (yoy). Proyeksi pertumbuhan ekonomi ini dipicu adanya sidang tahunan IMF - World Bank 2018 yang akan dihadiri sekitar 15 ribu peserta dari 189 negara. Pemilukada Provinsi Bali 2018. Pembangunan infrastruktur (termasuk dalam rangka IMF-WB) ditambah adanya optimisme pelaku usaha, membaiknya ekonomi negara mitra dagang utama ekspor, pengembangan pasar ekspor alternatif, peningkatan UMP, serta pencairan anggaran dana desa. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

105 UMKM Lokal Raup Untung, Perputaran Ekonomi Buleleng Festival 2026 Tembus Rp3,091 Miliar

balitribune.co.id I Singaraja - Pelaksanaan Buleleng Festival 2026 resmi ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8/2026). 

Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp3,091 miliar lebih. Diperkirakan sampai akhir kegiatan, perputaran ekonomi mencapai Rp3.6 miliar lebih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menolak Bantuan Asing Saat Flores Menangis

balitribune.co.id I Bencana alam selalu menjadi cermin paling jujur untuk melihat kesiapan sebuah negara. Ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang daratan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Agustus 2026 ini, riak yang muncul bukan sekadar urusan patahan tektonik, melainkan patahan birokrasi yang akut.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Jepang Selidiki Kematian PMI Asal Bangli di Apartemennya

balitribune.co.id | Bangli - Duka mendalam menyelimuti keluarga Putu Ayu Meita Widyastuti (19), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Banjar Palaktiying, Desa Landih, Kecamatan Bangli, yang dilaporkan meninggal dunia di Jepang. Hingga kini, pihak kepolisian Jepang masih mendalami dan menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.