Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Ingatkan Daerah Kendalikan Inflasi

BI
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara saat menjadi keynote speaker dalam acara Temu Wartawan Daerah BI.

Jakarta, Bali Tribune

Deputi Gubernur Senior (DGS) BI Mirza Adityaswara dalam sambutannya di hadapan media saat acara “Temu Wartawan Daerah Bank Indonesia” Senin, (3/10) mengatakan, kebijakan BI bukan sesuatu yang mudah dipahami sehinga penting bagi para pimpinan BI di daerah dapat berkomunikasi dengan baik sehingga mampu menerjemahkan kebijakan BI itu secara utuh. “Kalau hanya untuk mendapatkan pemahaman yang penuh dan utuh, sepertinya tidak cukup hanya dengan “doorstop” harus ada komunikasi yang intens dengan cara duduk, bicara, datang ke kantor. Dengan berdiskusi secara langsung maka akan dapat dipahami kebijakan BI,” ujar Mirza.

Lebih lanjut pria yang bertugas di BI sejak Oktober 2013 ini menjabarkan, tugas utama BI adalah menjaga stabilitas moneter, jangan sampai nilai rupiah turun akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok secara terus menerus atau yang kerap diistilahkan inflasi. “Ada sekitar 800 produk komiditi dari seluruh Indonesia dari 82 kota yang dicermati dan potensi menyebabkan inflasi. Karena itu BI selalu ingatkan kendalikan inflasi, pasalnya, kalau inflasi tidak dikendalikan akibatnya nilai uang kita turun, pun pendapatan kita turun juga,” kata Mirza.

Mirza menjelaskan, inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga-harga secara umum dan terus menerus. “Ada tiga komponen yang dapat menyebabkan inflasi di Indonesia, yaitu inflasi inti, inflasi dari bahan makanan yang bergejolak (volatile food) dan inflasi dari harga barang yang diatur pemerintah (administared price),” ucapnya.

Menurutnya, pengendalian inflasi harus dilakukan dengan kordinasi Tim Pengendali Inflasi (TPI) di tingkat Pusat atau Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tingkat Daerah. “Secara umum BI melaksanakan kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi dari sisi permintaan sehingga permintaan akan barang dan jasa dapat dikendalikan. Namun untuk mencapai inflasi yang rendah dan stabil, pengendalian inflasi memerlukan kerjasama dan kordinasi lintas instansi, yakni antar BI dan pemerintah,” tuturnya.

BI berkepentingan menjaga nilai rupiah agar tidak merosot. Kata dia, jika mata uang (utama dunia) naik terus dan nilai rupiah cenderung turun, artinya nilai mata uang rupiah menurun. Apakah bila kurs menguat bagus bagi rupiah? “Kalau kurs menguat terus bagus. Tapi secara ekonomi jelas tidak menguntungkan bagi kita. Tapi yang perlu diperhatikan yaitu menjaga kurs agar tetap stabil, sehingga nilainya juga stabil,” tukasnya.

Inflasi dan kurs merupakan wilayah tugas moneter yang mencakup wilayah sistem pembayaran dan stabilitas moneter makro prudensial. “Wilayah sistem pembayaran itu yang paling mudah dimengerti masyarakat, karena wilayah itu dimana yang dilakukan BI mulai dari perencanaan, pencetakan uang, mengedarkannya pada masyarakat, menarik uang lusuh, bahkan sampai pemusnahan. Dan wilayah ini mestinya yang paling mudah dipahami,” tuturnya lagi.

Kata dia, perencanaan dan mencetak uang dilakukan oleh Peruri yang menjalankan tugas dari BI. “Dari perencanaan hingga pencetakan, kami mesti berkonsultasi dengan Menteri Keuangan berapa uang kertas dan uang logam yang mesti dicetak,” tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Sekda Eddy Mulya Tegaskan Pemkot Denpasar Terus Perkuat Fondasi Tata Kelola Pelayanan Publik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat fondasi tata kelola pelayanan publik, pemerintahan, serta pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya saat menyampaikan tanggapannya pada Rapat Kerja Pansus IV Tentang Pertanggungjawaban APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Gedung DPRD Kota Denpasar, Selasa (7/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Serapan APBD Badung Tahun 2025 Hanya 64,56 Persen, Silpa Tembus Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Kinerja pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan. Selain target pendapatan gagal tercapai, realisasi belanja daerah juga jauh dari harapan. Bahkan, belanja modal yang menjadi motor pembangunan hanya terealisasi 47,05 persen, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) membengkak hingga Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Ingatkan Badung, Status Kabupaten Antikorupsi Bisa Dicabut

balitribune.co.id I Mangupura - Predikat Kabupaten Antikorupsi yang disandang Kabupaten Badung bukan jaminan bebas dari praktik korupsi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan status tersebut dapat dicabut apabila kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terjerat tindak pidana korupsi atau tindak pidana lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

14 Atlit Karangasem Ambil Bagian di 6 Cabor Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 14 orang atlit penyandang disabilitas yang seluruhnya merupakan siswa Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Karangasem, ikut ambil bagian dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Bali 2026 yang berlangsung di Denpasar dari Tanggal 7 hingga 9 Juli 2026 kedepan. Sementara pembukaan Pekan Paralimpik Provinsi Bali 2026 ini sendiri telah berlangsung pada Selasa (7/7/2026) pagi di Gor Ngurah Rai Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Hasil Pemeriksaan Forensik, Mang Colik Terkena Empat Tikaman di Perut dan Punggung

balitribune.co.id I Semarapura - Sampai hari Selasa 7 Juli 2026  teka teki siapa pembunuh Nyoman Cita alias Mang Colik belum ada titik terang.   Sejak jenazah Mang Colik ditemukan pada Kamis (2/7/2026) lalu, Sat Reskrim Polres Klungkung masih berusaha membuka tabir misteri pembunuhan ini. Karena sesuai hasil pemeriksaan Foreksik RSUP Sanglah kematian Mang Colik ini jelas karena adanya tikaman fatal di beberapa bagian tubuh korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.