Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Panen Perdana Bawang Putih Kelompok Tani Manik Pertiwi Buleleng

BAWANG PUTIH - Panen perdana bawang putih Kelompok Tani Manik Pertiwi, di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Selasa (25/9).

BALI TRIBUNE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali telah bergerak dalam pembinaan sejumlah klaster UMKM baik di sektor pertanian maupun kerajinan yang selama ini menjadi penggerak ekonomi (Local Economic Development) sekaligus juga sebagai sarana pengendalian inflasi. Beberapa klaster ketahanan pangan dan LED binaan bergerak pada budidaya padi, cabai, bawang merah, bawang putih, daging sapi, kopi, dan kakao. Sedangkan di sektor kerajinan, Bank Indonesia telah membina beberapa pengrajin kain dan tenun warisan budaya Bali. Bank Indonesia  berfokus terhadap upaya ketahanan pangan dan pengendalian inflasi pada komoditas bawang putih, yaitu di Kelompok Tani Manik Pertiwi, di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng begitu diungkapkan Kepala KPw BI Bali, Causa Iman Karana  disela panen raya bawang putih di Buleleng, Selasa (25/9). Hadir dalam kesempatan ini Yunita Sari, Direktur Eksekutif Direktorat Pengembangan UMKM Bank Indonesia, Sekretaris daerah Kabupaten Buleleng, Pimpinan SKPD Kabupaten  Buleleng, Camat Sukasada, Kepala Desa Wanagiri, serta para petani. "Apa yang dilakukan BI guna memberikan gambaran kinerja terhadap latar belakang dan  perhatian pada komoditas bawang putih yang merupakan komoditas penting dalam upaya pengendalian inflasi baik di Provinsi Bali maupun nasional," sebut Causa. Namun demikian seiring dengan membanjirnya bawang putih impor, terjadi penurunan produktivitas tanam yang signifikan. Lamanya waktu budidaya yang memakan waktu hingga 120 hari untuk pembenihan, serta murahnya harga bawang putih impor di pasaran menyebabkan para petani hanya melakukan budidaya bawang putih untuk konsumsi sendiri. "Penurunan ini juga telah menjadi perhatian Pemkab Buleleng yang kemudian menindaklanjutinya dengan berbagai inisiatif pengembangan di antaranya seperti pengembangan kawasan lahan bawang putih, hingga Gerakan pengendali organisme pengganggu tanaman di berbagai subak," ujarnya. Kini dengan banyaknya potensi yang tersebar di hampir semua kecamatan dengan dan topografi dataran tinggi di atas 800 m dpl, wilayah Buleleng dapat menjadi sentra pengembangan bawang putih, salah satunya di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada ini. Hal inilah yang menjadi perhatian dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali untuk pengembangan bawang putih, selain sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor yang dapat menggerus cadangan devisa kita. "Sebagai salah satu program klaster ketahanan pangan Bank Indonesia, Klaster baru komoditas bawang putih di Kelompok Manik Pertiwi di Desa Wanagiri ini telah dimulai di lahan 2 ha dengan potensi pengembangan hingga 50 ha. Dengan dukungan penuh yang tertuang dalam dokumen Kesepakatan Bersama antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Bupati Buleleng tanggal 13 Maret 2018, Bank Indonesia mencoba mengembangkan bawang putih di kelompok tersebut," jelasnya lagi. Dukungan pun diberikan melalui Program Sosial Bank Indonesia, di mana sampai dengan saat ini telah diserahkan bibit sebanyak 2,4 ton, dan pada hari ini akan diserahkan alsintan berupa cultivator, traktor tangan, mesin pemotong rumput, dan kereta dorong. "Berbekal keuletan, kerja keras dan keseriusan dari Kelompok Tani Manik Pertiwi untuk menjalankan program pengembangan klaster ketahanan pangan Bank Indonesia, kini kelompok telah dapat melaksanakan panen perdana pada lahan awal 2 ha ini. Sesuai perhitungan kelompok, melalui pengubinan awal telah diperoleh hasil 7,48 ton per ha. Kita harapkan bersama pengubinan yang akan dilaksanakan oleh BPS kali ini akan memberikan hasil yang baik pula," imbuh Causa. Ke depan, pengembangan bawang putih di Bali masih membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak. Dengan kondisi topografi lahan, ketersediaan air yang langka, pasokan bibit yang minim, infrastruktur yang masih dapat ditingkatkan, keberadaan bantuan baik dari Pemerintah Daerah maupun dana Corporate Social Responsibility (CSR) akan menjadi penyokong penting bagi keberlangsungan program. Hal ini tentu saja akan dapat mendukung upaya Pemerintah dalam menanggulangi ketergantungan impor serta mengembalikan kejayaan Buleleng sebagai salah satu sentra penting pengembangan bawang putih di Indonesia. Seperti diketahui Kabupaten Buleleng memiliki luas wilayah sebesar 1.365,8 km2 atau sekitar 24,25% dari luas Pulau Bali dengan topografi berupa daratan rendah (pesisir) hingga pegunungan. Secara historis, kabupaten ini pernah menjadi salah satu sentral penghasil bawang putih di Provinsi Bali dengan 3 daerah penghasil di antaranya Kecamatan Banjar, Busungbiu, dan Kubutambahan.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Proyek SJUT Sanur Rampung 100%, Pemkot Denpasar Beri Waktu 3 Bulan Bagi Provider untuk Pindah Jalur

balitribune.co.id | Denpasar - Pekerjaan konstruksi proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur resmi tuntas 100%. PT Sarana Utilitas Optimal (SUO) selaku Badan Usaha Pelaksana (BUP) telah menyerahkan hasil pembangunan tersebut kepada Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) Kota Denpasar melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST), Rabu (13/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Rugi Rp9 Triliun Akibat Penipuan Online, ASEAN Memperkuat Upaya Penanggulangan

balitribune.co.id | Denpasar - Di Indonesia sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari 411.000 laporan kasus penipuan online dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar USD 550 juta atau setara Rp9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bukan Ribet Malah Cuan, Ibu Rumah Tangga di Tabanan Raup Tabungan dari Bank Sampah

Gerakan Pilah dan Kelola Sampah dari Rumah mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ni Made Serly Liana Dewi, warga Desa Dauh Peken Kecamatan Tabanan, yang menilai kebijakan pembatasan sampah ke TPA menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai berubah dan lebih bertanggung jawab dalam mengelola sampah dari rumah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Keputusan Bisnis Bankir Dilindungi Hukum Sepanjang Beritikad Baik

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa upaya mendorong pertumbuhan kredit yang sehat dan berkelanjutan perlu disertai dengan kepastian hukum bagi pelaku industri perbankan. Untuk itu, OJK memandang penting adanya pemahaman yang sama di antara seluruh pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep business judgement rule dalam penanganan perkara pidana di sektor perbankan. 

Baca Selengkapnya icon click

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.