Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI : Pemilukada Bali 2018 Dorong Multiplayer Efek Ekonomi Bali

pilkada
Causa Iman Karana (kedua dari kanan) dalam acara lokakarya bersama media Bali di Yogyakarta, Jum'at (9/2).

BALI TRIBUNE - Anggaran Pilkada Bali 2018 senilai Rp 234 miliar diprediksi akan berdampak sekitar 0.10 persen pada perekonomian Bali. "Putaran Pemilukada ini akan memberikan multiplayer efek baik dari sisi permintaan ataupun penawaran," kata Causa dari Yogyakarta, Jum'at (9/2) lalu. Dijelaskan, sisi permintaan yang dimaksud ialah kebutuhan logistik partai politik dan juga penyelenggara Pemilukada seperti KPU dan Bawaslu, sedangkan sisi penawarannya ialah terbukanya lapangam usaha besar dan eceran, akomodasi makan minum (akmamim), transportasi dan pergudangan serta  lapangan usaha industri pengolahan (percetakan). "Kebutuhan itu bisa saja pengadaan kotak suara, baliho, surat suara, baju kaos, souvenir dan sebagainya," katanya. Meski demikian selain anggaran yang digelontorkan pemerintah, ada juga anggaran yang berasal dari masing masing Pasangan Calon (paslon) atau partai politik. Besarnya anggaran tergantung pada kemampuan masing masing paslon atau partai politik yang mengusung. "Anggaran paslon biasanya digunakan untuk operasional sepanjang putaran kampanye," sebut Causa sembari berujar, jumlah putaran pilkada juga akan mempengaruhi kinerja ekonomi daerah. "Semakin panjang putaran pilkada, anggaran akan semakin besar, sehingga bisa saja dorongan ke pertumbuhan ekonomi juga akan besar," tutupnya. 

wartawan
Arief Wibisono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.