Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI-Pemkab Badung Gelar HLM Jelang Akhir Tahun

Bali Tribune/Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho (paling kiri), Kabag Perekonomian Kabupaten Badung, AA Sagung Rosyawati (tengah) dan Dirut PD Pasar Badung, I Made Sukantra.

balitribune.co.id | Badung - Meskipun sempat meraih penghargaan kabupaten berprestasi versi Tim Pengendali Infalasi Daerah (TPID) tingkat nasional rupanya tak membuat Kabupaten Badung berdiam diri. Bertempat di ruang rapat Nayaka Gosana 1, Kantor Bupati Badung, Kamis (17/10) TPID Kabupaten Badung bersama KPw BI Bali menggelar High Level Meeting (HLM) yang tujuannya semata-mata untuk mengetahui kondisi terakhir pasokan dan distribusi komoditas di Badung menjelang akhir tahun. HLM dibuka oleh Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, selain itu juga hadir Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho, Kabag Perekonomian Kabupaten Badung, AA Sagung Rosyawati, Dirut PD Pasar Badung, I Made Sukantra serta stakeholder lainnya.

Usai HLM Kepala KPw BI Bali, Trisno Nugroho menyampaikan, Badung termasuk kabupaten yang disiplin dalam melakukan pemantauan inflasi di wilayahnya.  

“Kediplinan Badung memonitor inflasi di wilayahnya ditandai setiap tiga bulan sekali selalu melakukan HLM yang dipimpin langsung bupati ataupun wakilnya,” sebut Trisno Nugroho.

Ia berpendapat sudah selayaknya Badung dijadikan contoh bagi kabupaten/kota di Bali, karena pimpinan daerahnya langsung turun memonitor pasokan komoditas di lapangan. Selain berbagai informasi yang didapat BI dalam HLM kali ini, Trisno Nugroho juga mewanti-wanti fluktuasi inflasi akhir tahun meskipun diakui kerap juga mengalami deflasi. 

“Tadi juga disampaikan skenario mengatasi lonjakan akhir tahun mulai November sampai Januari tahun depan,” sebutnya seraya mengingatkan inflasi yang kerap terjadi di akhir tahun jangan sampai “berulang tahun” yang artinya terulang dan terulang lagi. 

Dari tempat yang sama, Kabag Perekonomian Kabupaten Badung, AA Sagung Rosyawati juga menyampaikan, inflasi di Badung cenderung terkendali dan stabil, meskipun beberapa penghargaan sempat diraih tentu semua itu tidak terlepas dari arahan pimpinan serta sinergitas stakeholder terkait. 

“Bukan hanya setiap tiga bulan kami melakukan HLM, tapi tiap bulan kami melakukan rapat kesekertariatan, untuk memantau ketersediaan komoditas,” ujarnya 

Baik rapat bulanan ataupun triwulan sekali tujuannya untuk mengambil langkah-langkah strategis triwulan sebelumnya juga triwulan kedepan terhadap komoditas tertentu yang bisa memicu inflasi. 

“Arahan pimpinan dan Kepala BI, langkah antisipasi yang bisa dilakukan yaitu membuat grand design rumusan kebijakan antaranya dengan melakukan stok komoditas seperti bawang dan cabai, apalagi kita sudah memiliki pergudangan sendiri,” tuturnya. 

Disamping itu juga dalam memenuhi komoditas yang diperlukan pihaknya mencoba bekerjasama dengan TPID kabupaten lain. 

“Kerjasama dengan kabupaten atau daerah lain, hal itu memungkinkan karena Badung kerap mendapat kunjungan TPID daerah lain,” imbuhnya yang juga menegaskan kebutuhan komoditas di Badung memang harus tetap terjaga, pasalnya Pemerintah Kabupaten Badung bukan hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga tapi juga kebutuhan hotel, rastoran dan kafe (horeka). 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.