Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI: Sinergi dan Koordinasi Kunci Resiliensi Ekonomi Nasional

Mirza Adityaswara
Mirza Adityaswara

BALI TRIBUNE - Perkembangan terakhir perekonomian Indonesia Indonesia di tahun 2016 mulai nampak pemulihan meski sebelumnya terjadi perlambatan di periode tahun 2013 hingga 2015. Hal itu ditandai dengan jatuhnya beberapa harga komoditas perkebunan dan pertambangan.

“Akibat perlambatan perekonomian dunia berimbas pada jatuhnya harga komoditas 50 persen sampai 70persen dan ini dialami oleh daerah seperti Sumatra dan Kalimantan,” ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, saat menjadi keynote speech di acara Diseminasi Laporan Perekonomian Indonesia 2016 di Kuta, Senin (22/5). Namun demikian, dia menyebutkan, akhir 2015 perekonomian Indonesia mulai tampak adanya pemulihan akibat adanya Dicipline Action dari stakeholder.

“Adanya Discipline Action dari stakeholder menunjukkan kenaikan atau perbaikan. Perbaikan dari suku bunga, inflasi. Berbagai gabungan dari makro ekonomi mulai ada perbaikan ekonomi hingga ada ruang untuk melakukan kelonggaran,” tuturnya. Perekonomian 2017 masih melihat dua hal. Faktor luar dan dalam negeri. Ekspor, financing, kebijakan, suku bunga, dan pasar keuangan. Pasalnya antara kebutuhan investasi, tabungan, deposit belom sinkron, kebutuhan akan pembiayaan masih lebih besar.

“Tahun 2017 selain inflasi, yang perlu diperhatikan yaitu ketahanan pangan. BI proyeksikan infasi tidak lebih dari 5 persen. PDB tidak lebih dari 3 persen. Harapan produk investment semakin banyak yang masuk ke Indonesia. Post of financing infrastruktur bisa mencukupi,” imbuhnya. Disebutkannya pula, saat ini merupakan saat yang tepat untuk masuk dalam pasar obligasi. Dan jika corporasi, dan bank menerbitkan obligasi diakui memang sangatlah bagus.

“Kebutuhan financing negara ini sangatlah besar, jadi kebutuhan kredit corporasi dan bank sangat diperlukan, bahkan utang luar negeri juga perlu tapi harus dikelola dengan sangat hati hati,” kata dia, mengingatkan. Sinergi kebijakan dan koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintah dan lembaga terkait lainnya merupakan kunci mendorong resiliensi perekonomian nasional. Langkah-langkah BI menjaga inflasi serta langkah Pemerintah menjaga keberlangsungan fiskal pada 2016 telah berhasil menjaga daya tahan ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

Pertumbuhan ekonomi 2016 pun tercatat mengalami peningkatan, meski pertumbuhan kredit perbankan belum kuat. Bahkan hal tersebut mengemuka dalam sesi diskusi “Mendorong Alternatif Sumber Pembiayaan Domestik Untuk Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan”. Dalam kesempatan ini, Mirza Adityaswara, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak dalam menjaga ekonomi Indonesia pada tahun 2017.

Sentimen positif investor terhadap perkembangan pemulihan ekonomi domestik dan keberhasilan program amnesti pajak antara lain tercermin pada peningkatan pembiayaan ekonomi nonbank di 2016. “Pembiayaan khususnya diterima melalui penerbitan obligasi korporasi, medium term notes, negotiable certificate of deposit, dan promissory notes,” imbuh Mirza. Apresiasi terhadap perekonomian Indonesia telah muncul pula dari dunia internasional.

Baru-baru ini, lembaga pemeringkat S&P menaikkan peringkat rating Indonesia ke tingkat investment grade dengan outlook stabil. Indonesia juga telah terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World Bank, pada tahun 2018 mendatang. “Pemilihan sebagai tuan rumah merupakan penghargaan kepada Indonesia, sebagai ekonomi yang resilien dan progresif. Acara diskusi kali ini merupakan bagian dari diseminasi Laporan Perekonomian Indonesia 2016,” tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Dekranasda Tabanan Tampilkan Karya Triwastra dalam Bali Fashion Week 2025 Season 1

balitribune.co.id | Tabanan - Selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya diwakili Ny. Budiasih Dirga menghadiri ajang Dekranasda Bali Fashion Week 2025 Season 1, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Provinsi Bali, Selasa (4/11). 

Baca Selengkapnya icon click

Matangkan Keterbukaan Informasi, Diskominfosan Bangli Terima Visitasi Komisi Informasi Bali

balitribune.co.id | Bangli – Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli menunjukkan keseriusan dalam mengelola keterbukaan informasi publik dengan menerima kunjungan penting dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komisi Informasi (KI) Bali, Kamis (6/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serangan Tikus di Tegalalang: Petani Pasrah Gagal Panen 3 Kali Musim, Merugi Tanpa Jaminan Asuransi

balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah usaha petani mempertahankan lahan sawahnya dari alih fungsi, justru hama tikus menggerogoti. Di Subak Pujung Kaja, Desa Sebatu, Tegallaalang, Gianyar, bahkan ada petani yang mengalamai gagal panen dalam tiga musim berturut-turut. Hal ini sangat ironis, kerugian material dan inmaterial cukup siginifikan tanpa jaminan asuransi.

Baca Selengkapnya icon click

Wamen Isyana: GENTING Wujudkan Jamban Sehat untuk Keluarga Berisiko Stunting di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan stunting. Saat meninjau dua keluarga berisiko stunting di Banjar Dinas Kebon, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem, Wamen Isyana menyoroti peran masyarakat dan dunia usaha yang bergotong royong melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Danamon: #JanganKasihCelah Terhadap Ancaman Penipuan Berbasis AI Deepfake

balitribune.co.id | Jakarta - Kemajuan teknologi tidak hanya membuat hidup semakin mudah, tetapi juga memunculkan tantangan baru. Salah satu ancaman nyata yang kini semakin berkembang adalah penipuan yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan teknik deepfake yang mampu meniru wajah dan suara seseorang secara sangat realistis.

Baca Selengkapnya icon click

Akses ke Pura Dibatasi, Pansus TRAP DPRD Bali Tindaklanjuti Aduan Warga Adat Jimbaran

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali segera menindaklanjuti keluhan warga Desa Adat Jimbaran, Kabupaten Badung, terkait pembatasan akses ke sembilan pura yang berada di kawasan yang dikuasai oleh PT Jimbaran Hijau (PT JH).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.