balitribune.co.id | Tabanan - Seorang perempuan muda berinisial KN (21), menjadi korban aksi begal paha saat melintas di jalur sepi Desa Megati menuju Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim) pada Selasa (24/3/2026) malam.
Korban yang bekerja sebagai staf dapur itu tiba-tiba dipepet pria misterius yang kemudian meraba pahanya. Pria misterius itu hanya diketahui mengendarai motor Yamaha NMax yang kabur setelah korban berteriak keras untuk minta tolong.
Peristiwa pelecehan ini terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. Korban waktu itu dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Banjar Batanbuah, Desa Tangguntiti, dari tempatnya bekerja. Di perbatasan Banjar Serampingan Kelod, korban mendadak dibuntuti oleh pelaku di jalur pedesaan yang gelap.
Kapolsek Selemadeg Timur (Seltim), AKP I Dewa Made Pramantara, mengonfirmasi adanya kejadian itu. Dari keterangan korban, pelaku melakukan aksinya dengan cepat dari samping kanan. Seingat korban, pelaku hanya mengenakan topi tanpa helm.
“Pelaku laki-laki, mengenakan kaos hitam, celana panjang hitam, dan topi hitam tanpa helm. Dia mengendarai sepeda motor NMax,” jelas Pramantara pada Kamis (26/3/2026).
Saat posisi sudah sangat dekat, pelaku langsung melakukan tindakan tidak senonoh dengan memegang area paha korban. Korban yang terkejut spontan berteriak sekeras mungkin untuk meminta pertolongan warga sekitar. Ini yang diduga membuat pelaku panik dan langsung kabur dengan cara memutar balik motornya ke arah berlawanan.
Meski tidak sampai mengalami luka fisik, korban yang berasal dari Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, mengaku trauma dengan kejadian itu. “Korban selamat karena langsung teriak sehingga pelaku kabur. Saat ini korban masih trauma,” imbuhnya.
Saking traumanya, saat membuat laporan ke petugas Polsek Seltim didampingi keluarganya, korban sempat menangis. Untuk saat ini, pihaknya sedang berupaya menyelidiki kejadian itu dengan mencari potensi rekaman CCTV di sepanjang jalur kejadian.
Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan petunjuk awal mengenai ciri-ciri pelaku, di samping meminta keterangan beberapa saksi. Di luar proses penyelidikan, pihaknya juga memperkuat kegiatan patrol di jalur-jalur rawan pada malam hari.
“Kami masih mendalami kasus ini dan berupaya secepatnya mengungkap pelaku. Kami juga imbau masyarakat lebih waspada saat melintas di jalan pada malam hari,” pungkasnya.