Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bijak dalam Bermedsos, BNPT Ingatkan Saring Sebelum Sharing

kegiatan Literasi Digital sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat, di Kuta, Badung, Senin (5/11).

BALI TRIBUNE - Untuk mencegah meluasnya paham radikalisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Provinsi Bali, menggalang dukungan dari berbagai elemen termasuk para kaum milenial yang aktif di dunia Maya seperti para Blogger, Youtuber, juga mahasiswa pers kampus, dan  wartawan dari berbagai media. Mereka berkumpul dalam kegiatan Literasi Digital sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat, di Kuta, Badung, Senin (5/11). Rahmat Suhendro selaku Kasubdit Pengamanan Lingkungan Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT meminta para netizen untuk menyaring informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi tersebut di media sosial. "Kita harapkan para kaum milenial ini mampu berpartisipasi dalam pencegahan paham radikal-terorisme melalui dunia maya, tentunya sesuai dengan tema kita saring sebelum sharing," jelasnya. DiaDia memaparkan, di tahun 2018 saja ada sekitar 372 orang teroris yang ditangkap dan ditahan, 170 orang sedang dalam proses hukum dan 23 orang ditembak mati. Dahulu, katanya belum ada dunia maya yang ada dunia gaib. Karena di dunia maya banyak berkeliaran konten radikalisme. Maka dari itu output dari kegiatan ini untuk membangun kesadaran bagi kaum milenial, khususnya yang aktif di dunia maya dapat berpartisipasi dalam pencegahan radikalisme di media sosial.  “Kita berharap para peserta nantinya mampu memproduksi konten-konten damai, toleransi dan positif yang mampu mengimbangi atau menghalau konten radikalisme agar warga dunia maya tidak terjangkit virus tersebut," tandasnya. Hal senada disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi  Bali, I Putu Suartama.  Pihaknya, menyampaikan bahwa para peserta diharapkan nanti bisa berkolaborasi dengan pemerintah melalui jaringan informasi Kesbangpol dalam deteksi dini paham radikal-terorisme di dunia maya.  “Tidak semata-mata pemerintah saja, tapi semua elemen masyarakat kita ajak, seperti pecalang, Babhinkamtibmas dan Linmas, bahkan pecalang ini sudah kita ajak acara seperti ini tahun 2012. Mereka sudah ada forumnya Forum Pecalang Bali," ungkapnya.  Apalagi Pulau Bali ini yang merupakan iconpariwisata internasional. Para teroris ini katanya, memilih Bali sebagai target karena terkenal di dunia internasional, karena mereka (red, teroris) itu butuh pencitraan. "Fungsi pencegahannya paling tidak kita mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan. Kenapa saya libatkan pecalang dan aparat desa, karena kuncinya ada di grassroad itu. Ini kita ajak dan ekspose karena orang yang ingin berbuat kekacauan itu cara berpikir mereka sudah jauh dan melalui media ini kita sampaikan ke masyarakat, kita sudah survey kita lakukan pemetaan di 8 Kabupaten itu akan kita kaji. Kita harapkan bisa memperkecil ruang gerak mereka," tegasnya.   Sementara itu, acara bertajuk "Sharing sebelum Sharing" ini menghadirkan narasumber yang mumpuni dalam bidangnya, seperti Imam Wahyudi dari Dewan Pers yang berbicara tentang peran Dewan Pers dalam fungsi kontrol terhadap Media, Budihardjo perwakilan PWI Bali yang berbicara tentang saring sebelum sharing (bijak dalam bermedsos) dan lainnya.

wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Giat Perempuan Astra di Hari Ibu, Dukung Pemberdayaan Perempuan Pesisir di Muara Angke

balitribune.co.id | Jakarta - Perempuan Astra turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Bakti Sosial Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kementerian PPPA RI) Perempuan Astra menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako bagi masyarakat pesisir Muara Angke.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lonjakan Wisatawan Nataru, ITDC  Siapkan Manajemen Risiko

balitribune.co.id | Mangupura - Menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, InJourney bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan kesiapan menyeluruh melalui penguatan manajemen risiko dan kesiapan operasional serta pelayanan prima di tiga kawasan pariwisata yang dikelola, yakni The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.

Baca Selengkapnya icon click

Kajari Edi Irasan: Kasus Perbekel Sudaji, On Proses

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan mengatakan kasus dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dengan terlapor Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan, on proses. Kepastian itu ia sampaikan untuk merespon tudingan masyarakat yang menyebut kasus tersebut mandeg.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.