Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bisnis Model Peer to Peer Lending (P2P lending) Tumbuh Cukup Bagus

Ka-Ki - Co Founder PT. Alfa Finance Indonesia Ingars Zagorskis didampingi CEO Michat Tukasik dan Adinda Artemissia selaku Direktur Utama PT. Alfa Finance Indonesia kepada media di sela-sela acara "Fintech Day 2018 Bali", Jumat (26/10) di Kuta.

BALI TRIBUNE - Sejak resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Juni 2018 lalu, KreditCepat dari PT. Alfa Finance Indonesia yang mengaplikasikan bisnis model peer to peer lending (P2P lending) tumbuh cukup bagus.Terbukti sampai saat ini telah memiliki nasabah sebanyak 50 ribu. Layanan KreditCepat yang mempertemukan pendana dengan peminjam ini memungkinkan pendana melakukan pendanaan yang berkualitas, dan peminjam mendapatkan solusi keuangan yang cepat. “Memberi Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Informasi Teknologi yang terdaftar di OJK menandakan kami sebagai layanan yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya. Namun pencapaian ini tidak berhenti di sini, bentuk-bentuk tanggung jawab juga harus tercermin secara konsisten dalam pelayanan kami bukan hanya kepada regulator dan asosiasi, namun terutama kepada masyarakat,” jelas Co Founder PT. Alfa Finance Indonesia Ingars Zagorskis  didampingi CEO Michat Tukasik dan Adinda Artemissia selaku Direktur Utama PT. Alfa Finance Indonesia kepada media di sela-sela acara "Fintech Day 2018 Bali", Jumat (26/10) di Kuta. Dikatakan Ingars Zagorskis dalam kesehariannya, KreditCepat berkomitmen untuk mendukung atmosfer Fintech yang aman dan nyaman. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan langsung KreditCepat dalam berbagai seminar, pameran, dan kegiatan lainnya yang bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai Fintech dan manfaatnya. Sebagai bentuk perkenalan KreditCepat sebagai Fintech Lending yang terdaftar, dengan turut berperan dalam membangun inklusi dan literasi keuangan yang kondusif di Indonesia kepada calon peminjam, pendana, dan masyarakat pada umumnya. Pada kesempatan kali ini, KreditCepat mengikuti Fintech Fair Bali, yang merupakan rangkaian acara Fintech Fair yang diadakan oleh OJK dengan ide mengajak Fintech Lending yang sudah terdaftar di OJK. Fintech Fair tambahnya bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai industri Fintech Lending dan manfaatnya bagi masyarakat. Acara ini terdiri dari seminar, coaching clinic, exhibition dari semua Fintech Lending terdaftar. Fintech Fair Bali ini adalah yang ketiga, sebelumnya Fintech Fair OJK sudah dilaksanakan di Makasar, Medan, Manado, dan Batam. Beberapa kegiatan KreditCepat dalam Fintech Fair Bali adalah berbagi pengetahuan seputar produk dan industri kepada masyarakat dalam bentuk membuka booth untuk memberikan konsumen pengalaman dalam menggunakan produk. Kedepannya, KreditCepat berkomitmen untuk terus menjadi Fintech Lending yang bertanggung jawab terhadap masyarakat dan komunitas. KreditCepat juga akan membuat program CSR yang bernama "BerbagiCepat", program sosial yang mempunyai misi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memberdayakan komunitas melalui program pendidikan. "Dan tentu ke depannya, KreditCepat akan terus berinovasi dalam produk dan layanan salah satunya adalah dengan meluncurkan mobile application KreditCepat dalam waktu dekat, sehingga layanan dapat dinikmati di mana saja kapan saja melalui mobile phone," tambah Adinda Artemissia. Ditambahkan Indonesia sangat prospek dengan produk-produk yang ditawarkan fintech. Ia optimis market akan terus bertumbuh. "Target besar kami di Jawa dan Bali. Apalagi Bali sangat berkembang industri pariwisatanya," jelas Adinda seraya mengatakan saat ini KreditCepat telah memiliki nasabah sekitar 50 ribu.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pelaku Pariwisata Bali Minta Pemerintah Kuatkan Skrining Investasi

balitribune.co.id I Denpasar - Pelaku usaha di industri pariwisata Bali merespons positif program pemerintah pusat terkait pengembangan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Namun khusus untuk di Bali, pemerintah diminta untuk melakukan skrining investasi diluar investasi hotel dan restoran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Angin Kencang di Bali, Astra Motor Bali Serukan #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah Bali menjadi perhatian serius bagi para pengguna sepeda motor. Kondisi cuaca ini dapat memengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melintas di jalan terbuka maupun ketika berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.