Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BLT Mulai Cair, Desa Sayan Hanya Kebagian 30 KK

Bali Tribune/ PEMBAGIAN - Petugas lakukan pembagian BLT.
Balitribune.co.id | Gianyar - Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat tidak mampu dan terdampak Covid-19 di Kabupaten Gianyar akhirnya dicairkan mulai Selasa (5/5).  Tercatat 9.331 KK yang lolos setelah dilakukan verifikasi berdasarkan belasan kriteria yang disodorkan pusat. Akibatnya, dari kuota yang dijatah kepada masing-masing desa yang lolosa jumlahnya sangat sedikit untuk  menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu per KK dari dana desa tersebut.
 
Desa Sayan Kecamatan Ubud menjadi desa yang paling sedikit  mendapatkan BLT. Dari data yang diterima, kuota yang diberikan desa Sayan sebesar 143 KK, namun yang terealisasi hanya 30 KK. Jumlah ini sangat jauh dari kuota maksimal. Kepala Desa Saya I Made Andika mengatakan, data hasil penerima BLT tersebut merupakan data yang tercercer dan telah melalui verifikasi sesuai aturan dan petunjuk yang diberikan. 
 
Ada 14 kreteria penerima yakni; luas lantai kurang dari 8 m2/orang, lantai tanah atau bambu atau kayu murah; Dinding bambu/rumbia/kayu murah/tembok tanpa plester; buang air besar tanpa fasilitas/bersama orang lain, penerangan tanpa listrik, air minum dari sumur/mata air tak terlindung/sungai/air hujan, bahan bakar kayu bakar/arang/minyak tanah; konsumsi daging/susu/ayam hanya 1 kali per minggu, satu setel pakaian setahun; makan 1-2 kali per hari; tidak sanggup berobat ke puskesmas/poliklinik; sumber penghasilan KK petani berlahan <500m2, buruh tani, buruh nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan, pekerjaan lain berupah kurang dari Rp 600 ribu per bulan; pendidikan KK tidak sekolah/tidak tamat SD/tamat SD, dan terakhir: tidak memiliki tabungan/barang mudah dijual minimal Rp 500 ribu, data ini  telah disepakati melalui musyawarah dusun (musdus). Sehingga didapat data sebanyak 30 kk. "Ini hasil dari pendataan bersama kelian masing-masing banjar dan melakukan mudus," jelasnya. 
 
Jumlah yang sedikit ini juga dikarenakan sejumlah masyarakat ada yang telah terdata didalam Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dan data Kemsos serta data dari pemkab Gianyar. "Aturannya para penerima bantuan kan tidak boleh tumpang tindih, tidak boleh menerima bantuan doble," ungkapnya.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dewa Ngakan Ngurah Adi membenarkan jika dana desa di Gianyar sudah dicairka. Pencairan dana desa ini dari rekening Bank Werdhi Sedana dilakukan bertahap. Setiap harinya hanya ada 13 desa dari 64 desa yang ada di Gianyar melakukan pencairan. Hal ini guna mempermudah mengatur masyarakat penerima. Selain itu dalam pencairan ini diterapkan physikel distancing. "Dari pihak bank werdhi sedana yang langsung turun kedesa untuk menyerahkan dana BLT kepada perima desa hanya menyipakan tempat dan mengatur penerima banjar," jelasnya. 
 
Dikatakannya juga, bahwa per tanggal 30 April lalu dana BLT sudah masuk kerekening masing-masing penerima. Hanya saja pencairan baru dilakukan sekarang karena menunggu teknis penjadwalan untuk menghindari kerumuanan. "30 April lalu sudah masuk ke rekening para penerima, cairkan secara langsung kita jadwalkan," jelas Dewa Adi singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.