Blusukan di Pasar Bugbug, Massker Siap Lanjutkan Program Rehab Pasar Tradisional | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 22 September 2021
Diposting : 8 November 2020 15:48
Husaen SS. - Bali Tribune
Bali Tribune / BLUSUKAN - Calon Bupati Nomor Urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri saat blusukan ke Pasar Tradisional Bugbug

balitribune.co.id | Amlapura - Calon Bupati Karangasem, Nomor Urut 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri, didampingi Sekwil Partai Perindo Bali, I Nyoman Widiana, beserta tim, Minggu (8/11/2020) melakukan kampanye blusukan ke Pasar Tradisional Desa Adat Bugbug, Karangasem. Kehadiran Cabup incumbent yang telah banyak membawa perubahan bagi kemajuan pembangunan di Karangasem selama memimpin Karangasem pada periode pertama itu mencuri perhatian pedagang dan pembeli di Pasar Bugbug.

Pedagang dan pembeli yang melihat kehadiran Mas Sumatri langsung menyapa akrab sambil memberikan salam dua jari. Sementara tim kampanye yang hadir, langsung menyebar guna membagikan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa brosur visi-misi dan program Cabup-Cawabup, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker), Alat Pelindung Diri (APD) kepada pedagang dan pembeli serta baju kaos bergambar Massker kepada pembeli dan pedagang.

“Senang berbincang lngsung dengan para pedagang dan pembeli, sekalian melihat secara langsung aktifitas perekonomian di Pasar Bugbug serta melihat apa yang mesti dibenahi lagi,” ungkap Mas Sumatri, yang menggagas rehab/pembangunan 16 pasar tradisional seluruh kecamatan di Karangasem, selama menjabat sebagai bupati.

Mas Sumatri mengaku senang melihat pasar Bugbug yang sudah bersih, rapi dan tertata dengan bagus, sehingga pedagang dan pembeli merasa sangat nyaman ketika berbelanja, setelah dilakukan rehab beberapa waktu lalu. Untuk rehab pasar, anggarannya dari prestasi yang berhasil diraih oleh Mas Sumatri selama menjadi Bupati Karangasem, dimana Karangasem mendapatkan predikat WTP dari BPK-RI dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah selama 5 kali berturut-turut.

Dari prestasi inilah kemudian Pemkab Karangasem memperoleh bonus dari pemerintah pusat berupa Dana Insentif Daerah, nah dana inilah yang kemudian  dipergunakan untuk pembangunan dan rehab 16 pasar tradisional di Karangasem, termasuk pembangunan/rehab Pasar Amlapura Barat, yang diresmikannya pada 9 Maret 2020 lalu.

Pasar Amlapura Barat merupakan satu-satunya pasar ber SNI dengan fasilitas ruang pengelola pasar, ruang media center, ruang kesehatan, dan ruang bermain anak, toilet serta ruang laktasi atau ruang menyusui. Pasar Amlapura Barat juga memiliki 62 unit kios dan 268 los untuk pedagang. “Massker di periode kedua akan terus melanjutkan program rehab pasar tradisional dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di Karagasem,” ujar Mas Sumatri usai blusukan di Pasar Tradisional Bugbug.

Sejumlah pedagang mengaku sangat berterimakasih atas perjuangan Mas Sumatri sehingga pasar Bugbug bisa direhab hingga sangat nyaman dan aman bagi pedagang dan pembeli. “Sekarang pasar sudah sangat  bagus dan kami pun nyaman berjualan, begitu juga pembeli. Apalagi sekarang sudah dipasangi CCTV jadi tambah aman. Saya naruh barang dagangan diatas meja gak hilang karena aman,” ungkap Ni Wayan Suarmi, salah satu pedagang asal Desa Perasi.

Pasar Bugbug kata dia menjadi tempat bertemunya pedagang dari sejumlah daerah di Karangasem, diantaranya pedagang dari Sengkidu, Ulakan, Seraya dan daerah lainnya. “Jelas kami para pedagang pasti akan mendukung dan memilih Massker pada Pilkada nanti,” ucapnya.