Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BNN Bergerak Bersama Desa, Bersatu Perangi Narkoba di Tengah Pandemi Covid-19

Bali Tribune/ SOSIALISASI - Bupati Suwirta bersama BNN sosialisasi pencegahan dan pemberantasan Narkotika di KLungkung dengan Video Confrence.
Balitribune.co.id | Semarapura - Di tengah suasana Pandemi Covid-19 telah membuat beberapa wilayah menerapkan status pembatasan sosial. Hal tersebut membuat banyak masyarakat harus bekerja dari rumah. Namun demikian, kondisi ini tidak menyurutkan komitmen Pemkab Klungkung bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Klungkung untuk memberantas peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Klungkung. 
 
Komitmen itu terus dilakukan Pemkab Klungkung bersama BNN Kabupaten Klungkung yang dikomandani AKBP Made Pastika gencar mengupayakan pemberantasan dan pencegahan Narkotika di bumi serombotan Klungkung ini. Mensukseskan upaya mulia tersebut secara resmi berkerja sama dengan Pemda Klungkung ,  menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara online melalui video conference, Rabu (10/6). Sosialisasi ini digelar diruang rapat Bupati Klungkung itu diikuti OPD Pemkab Klungkung, Camat, Lurah dan Perbekel se-Kabupaten Klungkung. 
 
Sosialisasi bertajuk "BNN Bergerak Bersama Desa, Bersatu Perangi Narkoba ditengah Pandemi Covid-19" menghadirkan narasumber Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Drs Putu Gede Swastawa, SH. Materi yang disampaikan tentang pemahaman bahaya penggunaan narkoba dan pencegahan, permberantasan, penyalahgunaan peredaran gelap narkoba. “BNN telah bersinergi dengan instansi dan lembaga terkait, namun hal yang sangat penting adalah peran serta masyarakat untuk bersama-sama perang melawan narkoba sesuai dengan kapasitasnya masing-masing untuk mewujudkan lingkungan bersih narkoba,” sebutnya. 
 
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengucapkan terimakasi atas terselenggaranya acara ini. Menurutnya, ditengah pandemi Covid-19 ini justru penyalahgunaan narkoba semakin meningkat. Untuk itu, selain mengajak ASN dan para Perbekel untuk memahami bahaya narkoba ditengah pandemi Covid-19, Bupati asal Nusa Ceningan juga ini meminta kepada seluruh ASN dan para Perbekel untuk memperkuat benteng diri sendiri dan memperhatikan lingkungan sekitar. “Mari kita pahami bahaya narkoba dan yang paling penting perkuat benteng diri kita sendiri terlebih di masa pandemi Covid-19 ini kita harus tetap waspada terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika,” tegas Bupati Suwirta mengingatkan.
 
Ditemui usai Vidcont digelar, Kasi Pemberantasan Narkotika BNN Klungkung Kompol Wiastu Andre Prayitno, SH menyatakan selama ini BNN Klungkung tetap bersinergi dengan  Satnarkoba Polres Klungkung,dalam penyelidikan & penindakan hukum bagi Kurir & pengedar barang haram ini. “Guna memutus peredaran gelap Narkoba di wilayah Klungkung kita tetap bersinergi dengan Sat Narkoba Polres Klungkung, namun kita tetap berupaya  mengedepankan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkoba ini,” terang Wiastu Andre menegaskan. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.