Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BNN Musnahkan Ribuan Butir Ekstasi

BNNP
DIMUSNAHKAN - Sebanyak 9.595 butir ekstasi dimusnahkan BNNP Bali, Selasa (25/7) dengan cara dibakar dalam incenerator. Tersangka yang mengirim ribuan ineks tersebut, Stefani Anindia Hadi, dan pemesannya, Sukron Wardhana, dilibatkan dalam pemusnahan pil yang didatangkan dari Palembang, Sumatera Selatan tersebut.

BALI TRIBUNE - Untuk ketiga kalinya pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali memusnahkan barang bukti narkoba jenis ektasi. Sebanyak 9.595 butir pil yang dikenal dengan sebutan ineks hasil tangkapan BNNP Bali itu dimusnahkan dengan mesin pembakar.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Bali, AKBP Ketut Artha menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil tangkapan pada 8 Juni 2017 lalu. “Jumlah sebenarnya ada 9675 butir, namun untuk kepentingan barang bukti dan tes lab, hanya 9.595 butir yang dimusnahkan,” terangnya.

Ditemui di kantor BNNP Bali, Jalan Kamboja Kreneng, Denpasar, Selasa (25/7), Artha menjelaskan, ribuan ekstasi yang dimusnahkan itu dibawa oleh tersangka Stefani Anindia Hadi (25) dan Sukron Wardhana (27). Barang tersebut didatangkan dari Sumatera.

Saat dikirim ke Bali oleh Stefani, barang haram tersebut disimpan dalam tas berwarna putih. Pil ekstasi sebanyak itu dibawa lewat jalur udara. Namun janda muda diamankan pihak BNN Bali saat di Terminal Kedatangan Domestik di Bandara Ngurah Rai.

Dari pengembangan, petugas menggiring Sukron yang disebut sebagai penerima pesanan ribuan butir ineks tersebut. “Sebelum lakukan pemusnahan, kami sudah menyelesaikan secara administrasi dari pihak kejaksaan untuk pengajuan izin pemusnahan,” pungkasnya.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Percepat Digitalisasi Data, Bupati Bangli Beri Target Dua Pekan bagi Perbekel Baru

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, resmi melantik dan memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sembilan Perbekel (Kepala Desa) beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa hasil Pemilihan Perbekel (Pilkades) serentak di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Bukthi Mukthi Bakthi, Kantor Bupati Bangli, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mantapkan Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Bangli Gelar Bimtek dan Persiapan Monev KIP 2026

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keterbukaan Informasi Publik di Ruang Krisna, Kantor Bupati Bangli, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memantapkan implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sekaligus persiapan menghadapi Monitoring dan Evaluasi (MONEV) KIP Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.