Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPBD Provinsi Bali Bangun Kesadaran Kolektif Tentang Bencana

Bali Tribune/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan.
balitribune.co.id | Denpasar - Sebagai salah satu upaya untuk membangun kesadaran kolektif tentang pengurangan risiko bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan.
 
"Pada era digital ini, sangat mudah masyarakat mengakses pengetahuan kebencanaan, bahkan media massa hampir setiap hari ada saja pemberitaan masalah bencana," ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali Drs I Made Rentin, AP, MSi, di Denpasar, Selasa (4/2).
 
Artinya pengetahuan kebencanaan sebenarnya sudah cukup baik, namun yang sering menjadi kendala adalah pengetahuan kebencanaan itu belum menjadi kesadaran kolektif, baik di level komunitas/masyarakat, dunia usaha bahkan di level aparatur pemerintah sekalipun termasuk di pemerintahan desa.
 
Saat ini ada 716 desa/kelurahan di Bali, namun 20% diantaranya atau 153 desa/kelurahan masuk dalam zona bahaya. Bahkan 44 desa/kelurahan masuk dalam katagori bahaya tinggi, meskipun jenis bencana geologi, seperti gempa bumi, tsunami, relatif jarang terjadi namun bila terjadi akan berdampak masif, baik korban manusia maupun materiil. 
 
"Hal yang perlu digaris bawahi bahwa memang gempa bumi dan tsunami jarang terjadi, tetapi hingga kini belum ada yang bisa mengetahui pasti kapan akan terjadi. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh komponen masyarakat menjadi penentu seberapa besar risiko dapat dikurangi," katanya.
 
Adanya aksi-aksi nyata untuk kesiapsiagaan biasanya terjadi apabila tumbuhnya kesadaran, bila hanya sekedar tahu, cenderung tidak berhasil mendorong aksi nyata. Misalnya, semua orang berpengetahuan bahwa membuang sampah bisa menyebabkan banjir, tetapi tetap saja banyak sampah di sungai, hal ini terjadi karena tidak nyambungnya antara pengetahuan dan kesadaran. 
 
Sikap yang sama juga terjadi dalam hal kebencanaan. Bahkan pada level tertentu, kesadaran baru muncul bila sudah mengalami bencana, yang berarti semua sudah terlambat.
 
 Berangkat dari fenomena itu maka BPBD Provinsi Bali, terus berupaya membangun kesadaran tentang bencana. Pelibatan masyarakat sejak perencanaan sangat penting, baik pada fase pra-bencana, saat bencana dan pasca bencana. 
 
Kesiapsiagaan bencana di negara ini hanya bisa dijawab denga ketangguhan masyarakat, dan ketangguhan itu terjadi bila ada kesadaran kolektif. Salah satu upaya membangun kesadaran kolektif ini adalah dengan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan .
 
Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Provinsi Bali I Gede Agung Teja, menjelaskan, untuk tahun ini sasaran sosialisasi adalah desa/kelurahan rawan tsunami dengan peserta dari unsur perangkat desa, limnas, Babinsa, Babinkamtibnas, pecalang, sekehe teruna, PKK, dan tokoh desa lainnya. Materi sosialisasi fokus pada membangun kesadaran masyarakat akan ancaman dana pa yang harus dilakukan pada level individu, keluarga, dan desa dalam rangka mengurangi risiko bencana tersebut. 
 
Desa pertama yang disasar adalah Desa Lebih di Kabupaten Gianyar, kemudian berlanjut ke desa/kelurahan lain di seluruh Provinsi Bali. Target akhir, seluruh desa/kelurahan di zona bahaya tsunami harus diberikan sosialisasi. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.