Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPJS Kesehatan Goes to Universitas Udayana, Ajak Mahasiswa Berkarya untuk Indonesia yang Lebih Sejahtera

Bali Tribune / SOSIALISASI - BPJS Kesehatan Gelar kegiatan Goes to Campus dan Penandatanganan MoU bersama Universitas Udayana pada Jumat (21/10).

balitribune.co.id | Jimbaran – BPJS Kesehatan Gelar kegiatan Goes to Campus dengan sosialisasi, kuliah umum dan Penandatanganan MoU tentang sinergi peningkatan kualitas penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (Program JKN) dan Tri Dharma Perguruan Tinggi bersama Universitas Udayana pada Jumat (21/10).

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Ir. Edwin Aristiawan, MM menyampaikan bahwa di BPJS Kesehatan bekerja bukanlah sekedar mencari nafkah, per 31 Agustus 2022 tercatat 240 juta penduduk Indonesia telah menjadi peserta Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Pada tahun 2021 yang lalu, tercatat 392 juta pemanfaatan program JKN-KIS oleh peserta atau lebih dari 1 juta pemanfaatan per hari kalender dan hari ini di setiap menit yang kita lalui, setidaknya terdapat 700 orang yang sedang mengakses pelayanan kesehatan dengan menggunakan JKN,” jelas Edwin.

Untuk diketahui, di BPJS Kesehatan saat ini terdapat 120 orang alumni Universitas Udayana yang menjadi pegawai atau Duta BPJS Kesehatan yang merupakan sebutan untuk kami di dalam organisasi ini mulai dari level staf pelaksana hingga General Manager

“Maka bekerja di BPJS Kesehatan, juga merupakan perjalanan mengabdikan kemampuan diri untuk melayani bangsa dan negara, sekaligus bernilai ibadah di hadapan Tuhan YME. Karenanya di BPJS Kesehatan, kami mengusung konsep kehidupan profesional yang Fun and Meaningful,” jelas Edwin di akhir sambutannya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ir. Ngakan Putu Gede Suardana, M.T.,Ph.D.,IPU mengatakan jika sudah ada mahasiswa yang magang dan mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di BPJS Kesehatan.

“Salah satu indikator kinerja dari universitas adalah dilihat dari berapa banyak mahasiswa yang melakukan kegiatan diluar kegiatan perkuliahan yang salah satunya adalah Program MSIB,” ujar Prof. Suardana.

Diakhir sambutannya, Prof Suardana berharap mahasiswa yang hadir dan mengikuti kegiatan ini hingga akhir akan terbuka wawasannya dan kelak dapat mengembangkan kompetensinya di BPJS Kesehatan,” jelas Prof Suardana.

Sejalan dengan Prof Suardana, Edwin menyampaikan bekerja di BPJS Kesehatan akan memberikan kesempatan untuk memperluas networking dari Sabang hingga Merauke dan juga dapat memperkaya.

wartawan
RG/EK
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.