Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BPNB Bali Teliti Seni Pertunjukan Arja Desa Keramas

Bali Tribune/ Suasana FGD mengenai seni pertunjukan Arja di Desa Keramas, Gianyar, belum lama ini.
balitribune.co.id | Gianyar -  Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali melaksanakan pengkajian Seni Pertunjukan Arja di Provinsi Bali. Kajian ini mengambil lokasi di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.
 
Dua orang peneliti dari BPNB Bali, Kadek Dwikayana dan I Wayan Suca Sumadi, diterjunkan untuk menggali informasi keberadaan seni pertunjukan Arja untuk mengungkap sejarah dan bentuk yang khas dari seni pertunjukan Arja yang ada di desa tersebut. 
Pengumpulan data kajian ini dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam kepada tokoh seniman Arja, tokoh masyarakat yang memiliki informasi tentang kajian seni pertunjukan Arja.
 
“Selain itu, juga dilaksanakan kegiatan , Focus Group Discussion (FGD) mengenai Seni Pertunjukan Arja dengan menghadirkan tokoh masyarakat serta seniman-seniman Arja,” ujar Kadek Dwikayana selaku ketua tim peneliti.
 
Suca Sumadi menambahkan, hasil kajian seni Arja ini diharapkan dapat berguna untuk mencegah kemungkinan terjadinya hilangnya dokumentasi beserta deskripsi tentang sejarah, bentuk, dan fungsi, serta makna yang terkandung di dalam seni pertunjukan Arja tersebut. 
 
Lanjutnya, melalui kajian ini diharapkan eksistensi Arja di Bali masih terus terjaga keberadaannya. 
 
“Penggalian kembali tentang seni pertunjukan Arja masih dibutuhkan untuk pelestarian kebudayaan serta menjadi dokumen pendukung pencatatan warisan budaya tak benda yang terdapat di Pulau Dewata,” ungkap Suca Sumadi.
 
Kegiatan FGD Seni Pertunjukan Arja yang dilaksanakan di Kantor Desa Keramas belum lama ini dihadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat dan seniman Arja, seperti I Putu Berata dan Ni Made Wati (pengasuh Sanggar Arja Tirta Mumbul Sari), I Wayan Suarta, I Wayan Latri (pengasuh Sanggar Siwaratri), Ni Wayan Sukerni, Ni Nyoman Muni, dan seniman Arja lainnya.
 
Dalam kesempatan itu, I Putu Berata menyampaikan, belajar seni pertunjukan Arja sangat sulit dan jauh lebih sulit dari belajar tarian lainnya. Karena Arja adalah kesenian total teater, perlu keahlian menari, ekspresi, mapag, dan mupuh. Hal tersebut dibenarkan oleh I Nyoman Latri, seorang seniman Arja yang pernah menampilkan Arja pada tahun 1993 ke Jepang. Ia menyatakan, walaupun penari Arja ada, namun pementasan kesenian ini sangat jarang sehingga bibit-bibit penari cukup sulit mempertunjukkan kemampuannya.
 
Seniman Arja I Wayan Suarta menyatakan, kesenian Arja di Desa Keramas sampai saat ini masih tetap bertahan karena penglingsir-penglingsir telah membentuk Sanggar Arja Tirta Mumbul Sari asuhan Ibu Made Wati dan melahirkan penerus kesenian Arja. 
 
“Pada tahun 1970-1980 kesenian Arja di Desa Keramas mampu menghidupkan perekomian para senimannya, namun pada masa sekarang sangat jarang masyarakat yang mau menjadi seniman Arja ataupun mengupah seni pertunjukan ini,” ucapnya.
 
Kegiatan FGD ini mendapat sambutan yang baik dari Perbekel Desa Keramas, I Gusti Ngurah Sarjana. Ia menyatakan, ketika pada masa keemasan Arja, Keramas merupakan sebuah desa yang banyak melahirkan seniman Arja sehingga  ikon desa ini adalah kesenian Arja. 
 
“Dengan adanya kegiatan kajian ini di Desa Keramas kami harapkan membawa dampak positif untuk keberlanjutan seni pertunjukan Arja di Desa Keramas,” harapnya. 
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Telkomsel Turut Meriahkan Poliponi Bali 2026, Hadirkan Beragam Program dan Pengalaman Menarik bagi Pengunjung

balitribune.co.id | Denpasar – Telkomsel turut ambil bagian dalam kemeriahan Festival Poliponi Bali 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri kreatif dan ekosistem hiburan di Bali. Melalui kehadiran berbagai program menarik, promo eksklusif, layanan pelanggan, hingga dukungan konektivitas, Telkomsel berupaya memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pengunjung selama festival berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Disdikpora Badung Segera Buka Pendaftaran Tambahan SPMB, Sasar Sekolah Negeri yang Masih Punya Kuota

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Badung segera membuka pendaftaran tambahan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi sekolah negeri yang masih memiliki sisa daya tampung. Pembukaan pendaftaran dijadwalkan berlangsung dalam satu hingga dua hari ke depan setelah mendapat persetujuan Bupati Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Targetkan Badung Jadi Pusat Sport Tourism Lewat Turnamen Padel

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat pengembangan sektor sport tourism dengan mendorong penyelenggaraan berbagai event olahraga bertaraf nasional hingga internasional. 

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri laga final Padel Island Tournament Series by Nak Badung di Tamora Padel Club, Canggu, Minggu (5/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mutasi Pegawai Sekretariat DPRD Karangasem Disorot, Ketua Dewan Kecam Ketiadaan Pengganti

balitribune.co.id I Amlapura - Kebijakan mutasi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem kembali menuai polemik. Kali ini, langkah mutasi yang dilakukan pada Senin (29/6/2026) mendapat kecaman keras dari Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, karena dinilai mengabaikan kebutuhan mendasar di Sekretariat Dewan (Setwan).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Identitas Jenazah Mr X di Jatiluwih Akhirnya Terungkap

balitribune.co.id I Tabanan – Misteri identitas mayat pria (Mr. X) yang ditemukan tewas mengenaskan di kawasan hutan Banjar Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, akhirnya menemui titik terang.

Kepolisian memastikan bahwa korban merupakan warga negara asing (WNA) asal Afrika Selatan yang berprofesi sebagai seorang fotografer profesional.

Baca Selengkapnya icon click

Bawa Kisah Pura Luhur Pasatan ke Ardha Candra, Gong Kebyar Jembrana Sukses Pukau Penonton PKB

balitribune.co.d I Negara - Duta Kabupaten Jembrana, Sekaa Gong Kebyar Widya Taruna Desa Pohsanten, sukses mengguncang Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Minggu (5/7/2026) malam. Penampilan seniman Bumi Makepung ini memikat ribuan penonton melalui garapan tari dan fragmentari yang sarat nilai spiritualitas khas Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.