Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BSU BBM Cair, Buleleng Siapkan Satu Data Kesejahteraan Sosial Masyarakat

Bali Tribune / BSU - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyerahkan secara simbolis BSU kepada keluarga tidak mampu, BSU sopir angkot/angdes, BSU nelayan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Gedung Kesenian Gde Manik, Selasa (18/10).

balitribune.co.id | SingarajaPemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali saat ini menyiapkan satu data kesejahteraan sosial masyarakat yang benar-benar valid. Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana saat ditemui usai menyerahkan secara simbolis Bantuan Sosial Uang (BSU) kepada keluarga tidak mampu, BSU sopir angkot/angdes, BSU nelayan, dan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Gedung Kesenian Gde Manik, Selasa (18/10).

Lihadnyana menjelaskan Pemkab Buleleng melalui Dinas Sosial (Dinsos) sedang menggarap pemutakhiran basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Satu data yang dimaksudkan adalah data bersumber dari satu instansi dan bisa dimanfaatkan oleh seluruh pihak dalam hal memberikan bantuan. Satau data akan membuat lebih efektif dan lebih pasti. Lebih bermanfaat dalam merumuskan dan merencanakan anggaran untuk perlindungan sosial. “Kemudian lebih cepat dalam penanganannya.  Sekarang ini kan datanya macem-macem. Dari sini beda, dari sana beda. Ini yang kita wujudkan one gate data di Kabupaten Buleleng. Tahun ini kita targetkan seperti itu,” jelasnya.  

Satu data ini juga memiliki arti dimana seluruh dinas hanya menggunakan data tersebut untuk memberikan bantuan atau program. Utamanya program yang berasal dari kementerian dan lembaga pada pemerintah pusat. Setiap program yang disalurkan menggunakan satu data ini yang berasal dari Dinsos. “Karena data di Dinsos kelihatan semuanya. Pekerjaannya apa dan tinggal di mana. Satu data ini juga berarti datanya terus diperbarui dan divalidasi. Jangan sampai orang yang sudah meninggal atau pindah masih tetap terdata,” ujar Lihadnyana.

Lihadnyana juga menyebutkan peran pemerintah desa (pemdes) sangat penting dalam mewujudkan satu data ini. Ini dikarenakan pemerintah desa atau kelurahan merupakan yang terdekat dengan masyarakat. Pemdes yang paling tahu mobilitas, situasi, dan kondisi masyarakatnya. Oleh karena itu, para perbekel (kepala desa) juga harus diajak kerjasama untuk mendata warganya. “Tentunya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai yang kaya, yang punya mobil dimasukkan dalam data,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Buleleng I Putu Kariaman Putra mengungkapkan ada 8.685 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BSU. Namun, yang hadir hanya perwakilan yang ditunjuk. Tercatat penerima BSU keluarga tidak mampu sebanyak 6.807 KPM. Penerima BSU sopir angkot/angdes sebanyak 125 KPM. Kemudian, penerima BSU sebanyak 553 KPM. Sedangkan, penerima BPUM sebanyak 1.200 KPM. “Masing-masing mendapatkan Rp150 ribu per bulan selama tiga bulan hingga Desember 2022 nanti,” ungkapnya.

wartawan
CHA
Category

Antisipasi Pembludakkan Kunjungan Wisatawan ke Kintamani, Dispar Bangli Tambah Personel Pengamanan

balitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari libur panjang hari raya tahun kemarin yang dibarengi dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Kintamani  diantisipasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan  menurunkan tim gabungan yang mulai bertugas pada 18 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perpindahan SDN 5 Buahan Payangan Diharapkan Segera Terealisasi

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar berencana memindahkan SDN 5 Buahan yang berada di Banjar Susut, Desa Buahan, Payangan. Tidak hanya rusak berat, lokasi  sekolah yang berdiri sejak 1982 tersebut juga kurang refresentatif. Warga berharap rencana perpindahan itu segera terealisasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.