Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BTT Badung Mengendap Rp220 Miliar, DPRD Bakal Bedah Penyebab Minimnya Serapan

Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti
Bali Tribune / Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti.

balitribune.co.id I Mangupura - Besarnya anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang tidak terserap sepanjang Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan DPRD Badung. Dari pagu sebesar Rp231,09 miliar, realisasi BTT hanya mencapai Rp10,73 miliar atau 4,64 persen. Artinya, lebih dari Rp220 miliar anggaran yang disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat tidak terpakai.

Kondisi tersebut mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Badung dengan agenda penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025, Senin (6/7/2026).

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan rendahnya realisasi BTT akan menjadi salah satu fokus pembahasan legislatif. DPRD ingin memastikan apakah besarnya anggaran yang dialokasikan memang sesuai kebutuhan atau justru menunjukkan perencanaan yang belum optimal.

Menurutnya, BTT memang diperuntukkan bagi penanganan keadaan darurat, seperti bencana alam, kejadian luar biasa, maupun kondisi mendesak lainnya. Namun minimnya serapan tetap perlu dievaluasi agar penyusunan APBD ke depan lebih akurat dan tidak meninggalkan anggaran mengendap dalam jumlah besar.

"Belanja Tidak Terduga memang disiapkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang tidak diharapkan terjadi. Namun demikian, kami tetap akan melakukan evaluasi terhadap pengalokasian maupun realisasinya agar perencanaan keuangan daerah ke depan semakin akurat dan tepat sasaran," ujar Anom Gumanti.

Ia menegaskan pembahasan pertanggungjawaban APBD tidak hanya berhenti pada angka-angka serapan anggaran. DPRD juga akan mengukur efektivitas setiap alokasi belanja serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dituangkan dalam rekomendasi resmi DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Badung. Rekomendasi itu diharapkan menjadi dasar perbaikan tata kelola keuangan daerah, termasuk penyusunan anggaran Belanja Tidak Terduga agar lebih realistis, terukur, dan sesuai kebutuhan riil daerah. 

wartawan
ANA
Category

Operasi Pasien Tertunda Gara-gara Miskomunikasi, Komisi IV Soroti Layanan RSD Mangusada

balitribune.co.id I Mangupura  - Keluhan terkait pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada menjadi sorotan Komisi IV DPRD Badung. Salah satu persoalan yang dibahas yakni pasien yang harus menunda operasi akibat miskomunikasi internal terkait penerapan program Mantap Nak Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Mediasi Perselisihan Ketenagakerjaan The Westin Berujung Deadlock, DPRD Badung Arahkan ke PHI

balitribune.co.id I Mangupura - Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan manajemen Hotel The Westin Resort Nusa Dua belum menemukan titik temu. Upaya mediasi yang difasilitasi Komisi IV DPRD Badung dalam rapat kerja, Rabu (26/8/2026), berakhir deadlock.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Challenge” Berhadiah Berujung Penipuan, Polisi Buleleng Tangkap Pelaku dan Ungkap Enam Korban

balitribune.co.id I Singaraja - Satreskrim Polres Buleleng mengungkap kasus penipuan dengan modus challenge berhadiah Rp200 ribu. Seorang pria berinisial PS (25) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membawa kabur telepon genggam milik enam korban dengan total kerugian sekitar Rp15 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Minta Target PAD 2027 Ditetapkan Realistis

balitribune.co.id I Singaraja - Penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 menjadi perhatian DPRD Buleleng. Dewan meminta target pendapatan disusun secara realistis dengan tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi dan kemampuan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.