Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buah Busuk dan Rontok, Hektaran Lahan Cabe Gagal Panen

Bali Tribune / PETANI - Nampak petani cabe di Desa Abang, kecamatan Abang, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Cuaca buruk dengan curah hujan tidak menentu membuat hektaran lahan tanaman cabe siap panen milik petani di sejumlah wilayah di Karangasem rusah parah, dimana sebagian besar buah cabe yang sebenarnya tinggal menunggu panen tersebut membusuk dan berguguran. Kondisi ini cukup menyesakkan dada para petani, pasalnya dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, panen cabe yang telah ditunggu cukup lama tersebut diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi keluarga mereka. namun kini harapaan tersebut seolah pupus, lantaran tidak ada lagi yang bisa dipanen.

Seperti yang dialami oleh para petani cabe di Kecamatan Abang, Karangasem. Sebagian besar tanaman cabe petani di wilayah ini rusak parah, membusuk dan rontok sebelum masuk masa panen. “Padahal ini menjadi harapan kami untuk menunjang ekonomi keluarga saat kondisi sulit seperti sekarang ini. Tapi hampir sebagian besar tanaman cabe petani disini membusuk dan berguguran,” ungkap I Nengah Arsa, salah satu petani cabe asal Dusun Abang Kelod, Desa Abang, Kecamatan Abang, Karangasem, Rabu (8/9/2021).

Seharusnya ucap dia, jika saja buah cabe tidak busuk dan rontok, musim panen kali ini bisa mendatangkan keuntungan besar bagi dirinya dan petaniui lainnya, mengingat harga cabe di pasaran relatif masih tinggi. “Gagal panen pak, padahal sekarang ini harga cabe di pasaran sedang bagus-bagusnya. Kami sendiri tidak mengerti penyakit apa yang menyerang tanaman cabe petani disini. Ya begini ini pak, tiba-tiba buahnya busuk dan rontok,” kesahnya.

Mungkin saja penyebabnya karena faktor cuaca dengan curah hujan yang tidak menentu, aatau mungkin karena terserang virus atau hama.  Kalau dari sisi perawatan, petani cabe di wilayah ini cukup ulet dan telaten dalam merawat lahan cabe mereka, mulai dari pemupukan hingga penyemprotan pestisida.

“Kalau kondisinya seperti ini biasanya jarang yang mau beli. Kalau kondisinya normal tidak rusak seperti ini biasanya kami bisa menjualnya Rp. 15.000-16.000 perkilonya. Dan rata-rata setiap dua hari sekali kami bisa memanen hingga 20 kilo,” sebutnya.

Petani cabe lainnya, Ni Wayan Sari juga mengalami hal yang sama, dimana hampir s ebagian besar buah cabe di lahan miliknya rusak parah, memubusuk dan buahnya gugur. "Gaak tau penyait apa yang menyerang tanaman cabe saya ini,  jeg tiba-tiba buahnya busuk dan rontok begitu saja! kesah Ni Wayan Sari. Dia dan petani lainnya berharap ada perhatian dan batuan dari pemerintah, mengingat ini memrupakan satu-satunya sumber ekonomi para petani di daerahnya.

wartawan
AGS
Category

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Bersama Desa Adat dan Bapak Angkat Kebersihan Hijaukan Pura Beji Penatih

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen menjaga kesucian lingkungan sekaligus kelestarian alam kembali ditunjukkan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara. Bersama bapak angkat kebersihan Kelurahan Penatih serta seluruh elemen Desa Adat Penatih, Walikota Jaya Negara melaksanakan aksi kebersihan dan penghijauan di kawasan Pura Beji Desa Adat Penatih, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Jumat (23/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beli All New Honda Vario 125, Konsumen di Bali Langsung Naik Level ke 'Racer' di Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Mangupura - Jika ada konsumen Bali yang membeli All New Honda Vario 125 melalui program ‘Hepigo’ hari ini, Sabtu (24/1) begitupun selanjutnya, otomatis keanggotoaan Experience Point (XP) mereka akan naik level. Demikian penjabaran program poin ‘Hepigo’ yang disampaikan HC3 Analyst Astra Motor Bali, Putra disela-sela launching sekaligus pengenalan fitur, Loyality konsumen (customer Loyality Program) di aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waka Densus 88 Brigjen Pol I Made Astawa Jadi Wakapolda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Roda mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali berputar. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi berganti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.