Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Budidaya Ikan Dengan Sistem Bioflok

Bali Tribune/ Ny.Putri Suastini Koster, saat tinjau budidaya ikan dengan sistem Bioflok.


balitribune.co.id | Bangli - Teknik budidaya ikan sistem bioflok yang baru-baru ini dikembangkan di sejumlah wilayah di Bali, terbukti lebih efektif dan ramah terhadap lingkungan. Hal ini menarik perhatian seorang peternak ikan asal Desa Toya Bungkah, Kintamani, Nengah Yon Aryono untuk membudidayakan ikan nila, mujair dan lele di desanya dengan menggunakan sistem bioflok dan ternyata berhasil dengan baik. 
 
Atas pencapaiannya terhadap penerapan sistem bioflok, Ketua TP PKK dan Dekranasda Prov Bali Ny Putri Koster menyampaikan apresiasinya. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung budidaya ikan dengan menggunakan system bioflok di Desa Toya Bungkah.
 
Apalagi setelah mendengarkan penjelasan jika teknologi ini lebih ramah lingkungan. “Saat ini budidaya ikan mujair di Batur adalah dengan mengkapling-kapling danau. Secara tidak langsung itu sudah mencemari danau kita dengan pakan-pakan ikan,” bebernya.
 
Apalagi saat ini para petani, peternak dan perajin sudah mendapat payung hukum diluncurkan oleh Gubernur Koster yang sangat berpihak pada masyarakat yaitu Pergub Bali nomor 99 tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali.
 
Pendamping orang nomor satu di Bali ini juga berharap ke depan semakin banyak anak muda yang tertarik menggunakan teknologi ini sehingga semakin banyak tercipta petani dan peternak milenial di Bali. "Jangan pikir petani atau peternak seperti dulu, untuk para orang tua, lusuh dan keuntungan yang sedikit. Dengan teknologi, petani juga adalah pekerjaan yang sangat menguntungkan," katanya.
 
Sementara sebelumnya, Nengah Yon Aryono menjelaskan jika teknologi bioflok lebih menguntungkan dibandingkan sistem peternakan konvensional karena tidak perlu mengganti air sehingga tingkat survival ikan lebih tinggi. Bioflok sendiri adalah teknik untuk meningkatkan kualitas air melalui penambahan karbon ekstra ke tambak, melalui sumber karbon eksternal atau peningkatan kandungan karbon dari pakan.
 
Biflok memang lebih ramah terhadap lingkungan, karena minim limbah, air tidak berbau sehingga tidak mengganggu lingkungan dan dapat disinergikan dengan budidaya tanaman misalnya sayur-sayuran dan buah-buahan. “Para pelanggan kami bahkan mengatakan ikan hasil budidaya bioflok lebih gurih daripada ikan hasil budidaya konvensional,” ujar Yon Aryono.
 
Ke depan, ia berharap lebih banyak masyarakat yang menggunakan teknologi ini, selain lebih menjanjikan ini sebagai upaya penyelamatan lingkungan. “Saya juga meminta pemerintah bisa membantu pemasaran akan produk kami,” tandasnya.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Pemkab Genjot Animo Warga Ubud untuk Bertransmigrasi

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar melaksanakan kegiatan sosialisasi program transmigrasi yang berlangsung di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, Senin (13/4/2026). Kegiatan dihadiri oleh berbagai narasumber dari tingkat kabupaten, hingga provinsi, serta melibatkan unsur masyarakat desa setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Klungkung Sampaikan Pemandangan Umum terhadap Tiga Ranperda Inisiatif DPRD

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Klungkung dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Bupati terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Klungkung, bertempat di Ruang Rapat Sabha Nawa Natya, Kantor DPRD Klungkung, Senin (12/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Barungan Agung Kolaborasi Empat Sekaa Hipnotis Penonton

balitribune.co.id I Gianyar - Open Stage Balai Budaya Gianyar, Senin (13/4/2026) malam terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton yang memadati Alun-alun Gianyar pecah sejak Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Cudamani memasuki panggung. Open Stage Balai Budaya Gianyar mendadak panas oleh energi muda saat pementasan Gong Kebyar Barungan Agung serangkaian  Pekan Budaya Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satpol PP Denpasar Bersihkan Ratusan Atribut Ilegal

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan penertiban besar-besaran terhadap media promosi ilegal yang melanggar estetika kota, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya baliho, spanduk, hingga pamflet yang terpasang serampangan di fasilitas umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.