Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buffon Tak Kuasa Menahan Tangis

Penalti
Gianluigi Buffon

Bordeaux,

Kapten Timnas Italia, Gianluigi Buffon, tak kuasa menahan tangis usai timnya dikalahkan Jerman di babak perempatfinal Piala Eropa 2016, Minggu (3/7) dini hari. Bahkan tak hanya setelah pertandingan, Superman – julukan Buffon – juga menangis ketika diwawancara ekslusif oleh media asal Italia yakni Rai Sport.

Sejatinya tak heran Buffon menitikkan air mata. Gli Azzurri – julukan Italia – bermain luar biasa untuk mengimbangi Jerman, meski secara kualitas pemain kalah dari tim asuhan Joachim Low tersebut. Mantan suami Alena Saredova itu juga bermain apik sepanjang pertandingan dengan melakukan tiga penyelamatan, termasuk tembakan jarak dekat yang dilakukan Mario Gomez.

Sementara di adu tendangan penalti, Buffon juga sukses menahan sepakan Thomas Muller. Selain itu ada satu hal lagi yang membuat Buffon gagal membendung sang air mata. Piala Eropa 2016 merupakan kiprah terakhir Buffon tampil di turnamen antarnegara Eropa tersebut, mengingat ia akan pensiun dua tahun mendatang.

 Hal itu otomatis membuat Buffon tak pernah membawa Italia menjadi kampiun Piala Eropa. “Kami melakukan apa yang paling bisa kami lakukan dan itu hampir cukup. Hal itu berarti bahwa, ketika Anda memiliki nilai-nilai, organisasi dan taktik mana Anda dapat mengatasi segala sesuatu yang tidak mungkin,” jelas Buffon sambil menangis.

 

Penalti Terburuk

Legenda sepakbola asal Prancis yang kini menjadi pandit di BBC, Thierry Henry, mengkritik beberapa tendangan yang dilepaskan pemain Italia saat melakoni duel adu penalti kontra Jerman di babak perempatfinal Eropa 2016. King Henry –julukan Henry– bahkan menyebut, beberapa tembakan penalti yang dilepaskan pemain Italia merupakan yang terburuk dalam sejarah sepakbola.

Dalam laga kontra Jerman, ada sembilan eksekutor Italia yang mengambil kesempatan dalam adu tos-tosan tersebut. Namun, tidak semua eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Ada empat pemain Italia yang gagal menjaringkan si kulit bulat, mereka ialah Simone Zaza, Graziano Pelle, Leonardo Bonucci dan Matteo Darmian.

Yang menjadi perhatian Henry ialah tembakan serta gaya yang dilepaskan Darmian, Pelle dan Zaza. Zaza dinilai terlalu banyak gaya sebelum melepaskan tembakan dan sepakannya melesat tinggi di atas mistar gawang. Pelle terkesan memberi provokasi dengan mengeluarkan kata-kata kepada kiper Jerman yakni Manuel Neuer, namun tembakannya masih melenceng.

Sementara Darmian melepas tembakan yang dapat dengan mudah diamankan Neuer. “Saya akan selalu ingat dengan kegagalan penalti yang dibuat Darmian. Namun, jika saya orang Italia, saya mengingat gaya lari yang dibuat Zaza sebelum melepaskan tembakan serta isyarat Pelle yang ditujukan kepada Neuer. Saya baru saja melihat beberapa penalti terburuk dalam sejarah,” jelas Henry dilansir Daily Mail.

wartawan
habit
Category

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Burung Derkuku: Lestarikan Warisan Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Negara - Suara derkuku bersahutan dari gantangan di Taman Sangkur, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Minggu (9/8/2026). Puluhan sangkar berjajar, sementara para penghobi menunggu suara burung masing-masing mengalun. Bukan sekadar ramai oleh bunyi, setiap suara yang terdengar menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kualitas irama dan keindahan nada.

Baca Selengkapnya icon click

PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi "Sembagi Arutala" untuk Lindungi Pekerja Rentan

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dan KORPRI Kota Denpasar dalam mengimplementasikan program gotong royong kepedulian sosial bertajuk "Sembagi Arutala".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Tak Baik-Baik Saja, Pencairan Dana Hibah di Bangli Tersendat

balitribune.co.id | Bangli - Rapat gabungan antara DPRD Bangli dan jajaran eksekutif yang digelar secara tertutup pada Jumat (7/8/2026) berjalan memanas. Pasalnya, sebagian besar dana hibah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokok-pokok pikiran/pokir) dewan hasil penjaringan aspirasi masyarakat saat reses tak kunjung cair.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh Adat Desa Subaya Tewas Terperosok ke Jurang Saat Cari Kayu Bakar

balitribune.co.id | Bangli - Nasib tragis menimpa Jro Bau Wayan Asung (75), seorang tokoh masyarakat asal Banjar/Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pria yang menjabat dalam struktur kepemimpinan adat Ulu Apad tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter saat mencari kayu bakar di kawasan hutan setempat, Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.