Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buka AALCO ke-61 di Nusa Dua, Wapres Serukan Perdamaian

Bali Tribune / AALCO – Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan keterangan pers usai membuka Asian African Legal Consultative Organization (AALCO) di Nusa Dua, Senin (16/10)

balitribune.co.id | Nusa Dua - Wakil Presiden, Ma'aruf Amin menyerukan perdamaian untuk Israel - Palestina dan berharap menjadi perhatian negara - negara Asia - Afrika. Karena ini menyangkut masalah kemanusiaan.

"Masalah Palestina saya kira itu bagian yang tentu yang ada menjadi perhatian dari negara Asia - Afrika. Saya ingin juga, konferensi ini menyatakan supaya perang segera dihentikan. Karena ini menyangkut masalah kemanusiaan, saya kira hari ini lebih dari empat ribu orang terbunuh," ungkap Ma'aruf Amin saat saat membuka Asian African Legal Consultative Organization (AALCO) di Nusa Dua, Senin (16/10). 

Dikatakan Ma'aruf Amin, perang harus segera dihentikan. Dan sikap Indonesia selama ini sudah jelas yang selalu ingin membangun perdamaian. Bukan hanya di Asia  - Afrika saja tetapi di dunia.

"Untuk itu, supaya kembali upaya penyelesaian persoalan Palestina ini kepada kesepakatan PBB, yaitu dua state solution. Yaitu mengenai masalah penyelesaian dua negara yang ini barang kali masih harus terus dilakukan," ujarnya.

Sementara kepada seluruh negara anggota KAA dan AALCO, Ma'aruf Amin yakin masih teguh memegang semangat dan aspirasi untuk mewujudkan tatanan dunia yang damai, adil, dan makmur secara berkelanjutan, serta memberikan ruang bagi kepentingan bangsa-bangsa Asia dan Afrika.

"Kali ini kita menyelenggarakan sidang ke-61 AALCO seraya menyaksikan pecahnya peperangan di belahan dunia yang lain. Dari Bali, mari kita bersama-sama menyerukan agar perang dan tindak kekerasan segera dihentikan. Karena hanya akan menimbulkan penderitaan bagi umat manusia dan kemunduran dalam pembangunan yang telah diraih dengan susah payah," katanya. 

Dikatakan Ma'aruf Amin, beragam tantangan yang dihadapi seluruh bangsa saat ini, menuntut kerja sama, kreativitas, dan inovasi. Semuanya itu hanya akan bersemi dan mekar dalam atmosfer damai, bukan dalam atmosfer ketakutan dan kebencian. Bagi Indonesia, diplomasi perdamaian dan penghormatan terhadap hukum akan terus kami suarakan dan perjuangkan, sesuai mandat Konstitusi Negara Indonesia tahun 1945.

"Oleh sebab itu, sebagai Presiden AALCO ke-61, Indonesia mendorong forum-forum AALCO untuk terus mengorientasikan hukum internasional agar senantiasa berfungsi sebagai alat untuk mewujudkan perdamaian dan pelindung hak asasi manusia. Mudah-mudahan pertemuan di Bali ini akan mempersembahkan kontribusi terbaik AALCO dalam mewujudkan tatanan dunia yang damai, adil, dan sejahtera, dimana hukum internasional menjadi penyangganya," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Ma'aruf Amin menitipkan beberapa harapan terkait penyelenggaraan Sesi Tahunan Ke-61 AALCO. Pertama, AALCO harus terus menghidupkan semangat solidaritas antar-bangsa Asia dan Afrika, dan memperjuangkan suara bangsa Asia-Afrika dalam pembentukan arsitektur hukum internasional, serta dalam upaya memerangi kejahatan transnasional dan mengembalikan aset hasil kejahatan transnasional. Kejahatan transnasional banyak dilakukan di laut dan merugikan negara-negara Asia dan Afrika.

Saya mendorong AALCO untuk memberikan konsep solusi yang mencerminkan sinergi dan respons terintegrasi bangsa-bangsa Asia-Afrika atas tindak pidana transnasional di laut yang mengancam jiwa dan pertumbuhan ekonomi.

Kedua, AALCO mesti menguatkan peran dalam membentuk kerangka hukum yang akan menjadi fondasi bagi kemitraan antarnegara yang saling menguntungkan, khususnya dalam merespons berbagai persoalan global yang mengancam masa depan kemanusiaan dan pembangunan. 

Negara-negara yang tergabung dalam AALCO dapat menghadirkan solusi terobosan atas isu-isu global terkini, seperti perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, perdagangan antarnegara dan investasi internasional, persoalan kelautan, perampasan aset, serta perkembangan kecerdasan buatan.

"Seluruh negara sedang mengerahkan upaya terbaik agar mampu menavigasi revolusi digital, sehingga dapat memberikan keuntungan dan mengakselerasi kemajuan, bukannya menjadi ancaman bagi masa depan umat. AALCO diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam mendesain arsitektur hukum yang mengakomodasi kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan untuk mendukung cita-cita luhur Konferensi Asia-Afrika," pungkasnya. 

wartawan
RAY
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.