Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bule Ditemukan Tewas di Pemandian Keramat

tewas
TEWAS –Jasad Francesco, warga Italia penekun yoga ditemukan sudah kaku di pemandian yang disucikan warga Penestanan Kaja, Desa Sayan, Ubud, Jumat (7/10).

Gianyar, Bali Tribune

Warga Penestanan Kaja, Desa Sayan, Ubud geger, Jumat (7/10) setelah ditemukannya sesosok mayat warga negara asing dalam kondisi telanjang di pemadian yang disucikan warga setempat. Korban diketahui  adalah wisatawan yang juga penekun yoga asal Italia, Francesco (27). Diduga kuat korban jatuh terpeleset dan kepalanya terbentur hingga tewas saat sedang mandi.

Dari keterangan yang dihimpun di lokasi, korban  ditemukan warga pada pukul 06.30 Wita, Jumat kemarin.  Kejadian tersebut pertamakali diketahui oleh Pan Jelas, warga sekitar yang setiap harinya rutin mandi di tempat pemandian yang disucikan itu.

Pagi itu, Jelas  hanya melihat ada pakaian ditaruh di atas tembok pemandian. Namun anehnya, dia tidak melihat orang di sekitar lokasi. Awalnya Jelas tidak menaruh rasa curiga, dan menduga pemilik pakaian itu sedang jalan-jalan di sekitar lokasi.

Namun  saat masuk ke areal pemaian, Pan Jelas terkejut mendapati  sesosok mayat telentang di bawah pancuran. “Melihat mayat itu, Pan Jelas melapor ke warga sekitar dan ke saya,” terang Kelian Dinas Banjar Penestanan Kaja, Made Gede Cahyadi.

Setelah itu,  keberadaan korban juga disampaikan ke pemilik home stay tempat korban menginap untuk selanjutnya bersama warga lainnya mendatangi lokasi.  Warga sempat berusaha membangunkan bule itu, tapi karena tidak ada tanda-tanda adanya napas, lalu dilaporkan ke  polisi. ”Korban sudah lama di kampung kami, sehingga langsung diberitahukan  ke tempatnya menginap,” terangnya.

Disebutkan,  korban sudah tinggal di Banjar Penestanan Kaja sejak tiga bulan lalu. Diketahui keseharian bule tersebut di Bali untuk memperdalam ilmu yoga. Dia pun dikatakan sudah sering mandi di pemandian umum yang berada di luar teritorial Beji Pura Puseh itu.

Selain korban, masyarakat setempat pun kerap mandi di pemandian umum tersebut. “Korban memang sering mandi di sana. Teras pemandian terbuat dari semen memang licin, mungkin karena licin, ia terpeleset,” jelasnya.

Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada mengatakan, dari hasil olah TKP dan visum Puskesmas II Ubud, diketahui ada beberapa luka di tubuh korban. Seperti, luka lecet di punggung sebelah kanan, luka di pelipis kiri dan lecet di lengan kiri.

“Berdasarkan hasil visum, itu luka  di tubuh korban  lantaran jatuh terpeleset. Diduga korban sudah tewas beberapa menit sebelum ditemukan,” pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.