Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buleleng Percepat Vaksinasi dan Orkestrasi Antar SKPD dalam Perencanaan

Bali Tribune/ Bupati Putu Agus Suradnyana


balitribune.co.id | Singaraja  - Untuk upaya percepatan pemulihan ekonomi, penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus dilakukan dengan mempercepat proses vaksinasi. Orkestrasi perencanaan ini melibatkan harmonisasi semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 
 
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan hal itu usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornas Wasin) Pemerintah tahun 2021 secara virtual, di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (27/5/2021). Rakornas Wasin dibuka oleh Presiden Joko Widodo dengan mengusung tema Kawal Efektivitas Belanja, Pulihkan Ekonomi.
 
Dijelaskan, pemerintah saat ini fokus pada percepatan perbaikan ekonomi. Kabupaten Buleleng secara khusus dan Provinsi Bali secara umum diharap akan merasakan pulihnya ekonomi jika pariwisata mulai bergeliat. Oleh karena itu, percepatan proses vaksinasi sangat menentukan. Baik itu di Bali secara umum maupun Buleleng secara khusus. “Kini sekarang sudah banyak zona kuning dan hijau. Kita tahu bersama bahwa pariwisata adalah lokomotif atau motor penggerak ekonomi. Kita sudah melakukan kegiatan vaksin bahkan kita diberikan pujian oleh Gubernur sangat bagus untuk cepatnya vaksinasi. Ini hal yang terus kita upayakan,” jelas Agus Suradnyana.
 
Menurut Agus Suradnyana, Presiden menginstruksikan kepada daerah untuk lebih fokus kepada percepatan perbaikan ekonomi. Segera melaksanakan belanja yang sudah dianggarkan. Baik itu anggaran dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Sehingga memerlukan perencanaan yang lebih matang dengan orkestrasi dan harmonisasi di masing-masing SKPD. “Percepatan pemulihan ekonomi sangat memerlukan orkestrasi dan harmonisasi yang bagus mulai dari perencanaan di SKPD,” imbuhnya.
 
Sementara itu, terkait dengan penguatan peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang terdapat pada Inspektorat Daerah, Inspektur Pembantu Wilayah I Buleleng Gede Ngurah Omardani mengatakan, APIP harus berperan dalam mengawal efektivitas belanja pemerintah dalam memulihkan ekonomi. Dalam situasi seperti ini harus bangkit memulihkan ekonomi. “APIP itu harus bertindak, diam bukan pilihan. Bekerja bersama, orkestrasi, kita optimis mampu menangani,” ujarya.
 
Kata Ngurah Omardani, APIP harus mampu menjaga dan memberikan keyakinan dan menjadi katalisator pendorong semua proses kegiatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui masing-masing SKPD. APIP bekerja mulai dari proses perencanaan sampai pelaporan di mana SKPD harus mendapatkan asistensi dan pendampingan serta reviu. “Sesuai juga dengan arahan Bapak Presiden, semua langkah-langkah harus cepat tepat dan akuntabel. Tata kelola juga tidak kalah penting dan harus didahulukan. Inspektorat harus fokus dalam pencegahan dan tata kelola sebagai peringatan dini. Mengelolanya secara transparan dan akuntabel,” tandasnya. 
wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.