Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BUMDes Abiantuwung Gencarkan Pemasaran

Bali Tribune/ I Wayan Artana
Balitribune.co.id | Tabanan - BUMDes Abiantuwung Winangun tengah gencar memasarkan berbagai produk UKM unggulan yang diproduksinya. Saat ini BUMDes Abiantuwung Winangun tengah mempersiapkan berbagai hal untuk mengajukan PIRT produk olahan daun kelor yang tengah digeluti. 
 
Ketua BUMDes Abiantuwung Winangun I Wayan Artana menjelaskan jika BUMDes yang dipimpinnya memiliki berbagai produk UKM yang siap dipasarkan. Mulai dari bumbu rujak, arang batok kelapa, canang, jaja begina, nasi jinggo, kusen, hidroponik, jasa fotografer, peternak babi, dekorasi, tukang bangunan, tukang style Bali, pijat profesional, jajan basah, keben, tedung, betutu ayam, rabuk organik, paping 3D, hingga minuman herbal dari daun kelor. 
 
Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan berbagai hal untuk mengajukan izin PIRT terhadap produk minuman herbal yang terbuat dari daun kelor. Ia sendiri mulai mengolah daun kelor menjadi minuman herbal sejak 7 bulan lalu. Awal mula dirinya mengolah daun kelor adalah coba-coba saja untuk kebutuhan sendiri. Namun ternyata daun kelor yang memiliki segudang manfaat ini ternyata diminati banyak orang karena salah satunya berkhasiat untuk detox sebab daun kelor memiliki antioksidan yang tinggi. Sehingga bisa dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Daun kelor tersebut diolah menjadi serbuk dan bisa dikonsumsi dengan cara dicampur sengan air. 
 
Dalam satu minggu, pihaknya bisa menghabiskan 10 kilogram serbuk daun kelor. Rencananya, pihaknya juga akan membuat teh daun kelor, hanya saja masih terkendala alat. Selain itu produk unggulan BUMDes Abiantuwung Winangun adalah tanaman hydroponik di Banjar Suralaga yang kedepan hasilnya akan dipasarkan secara online, termasuk juga instalasinya. Kemudian juga ada produk tedung di Banjar Abiantuwung Kaja dan produk keben di Banjar Pasekan Tengah. 
 
Maka dari itu ia pun berencana melakukan konsultasi ke Perbekel dan Adat jika memungkinkan untuk dibuatkan tempat berjualan di bawah pohon beringin Desa Abiantuwung yang nantinya menjadi tempat masyarakat yang memiliki usaha kuliner untuk berjualan. Apalagi ditengah pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang dulu berjualan harus tutup untuk sementara waktu. Selain itu kedepannya semua belanja desa seperti konsumsi diharapkan bisa digarap oleh BUMDes Abiantuwung Winangun.
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.