Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BUMDes di Gianyar Mulai Berperan sebagai Pemasok

Bali Tribune/ BUMDes - Tidak hanya menjual, BUMDes di Gianyar mulai berperan pemasok barang.



balitribune.co.id |Gianyar   - Badan Usaha Milik Desa(BUMDes) di Gianyar, kini mulai menunjukkan perannya sebagai garda  ekonomi desa, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan. Karena kehadiran telah memperpendek rantai distribusi. Proses ini, tersebut adalah embrio untuk mendorong kebangkitan ekonomi desa.

Dari data yang diterima, Senin (4/10/2021), hingga akhir September 2021 dari 64 desa yang ada di Gianyar baru 61 desa yang mendirikan BUMDes. Sedangkan dari 64 desa tersebut baru 50 BUMDes yang menanamkan sahamnya di Holding BUMDes Mitra Gianyar Aman. 50 BUMDes yang sudah bekerja sama sudah menanamkan saham ke Holding, sehingga sudah bisa distribusi barang langsung ke  Holding. "Apapun kebutuhan BUMDes kita akan penuhi, utamanya kebutuhan sehari-harisehari-hari," jelas Sukadana, Ketua Forum BUMDes Aman.

Dikatakannya lagi, sampai saat ini omzet Holding yang dikelolanya sudah menampakkan hasil, walau perkembangannya pesat. "Omzer ada peningkatan, namun karena masa pandemi realisasi peningkatan pemasukan belum optimal," jelasnya. Holding Mitra Gianyar Aman kini sudah memiliki gudang dan mendistribusikan barang ke seluruh BUMDes yang ada di Gianyar.

Diharapkan lagi, BUMDes tidak hanya memasarkan atau menjual kebutuhan sehari-hari ke warga. "Justru harapan saya, BUMDes memiliki produk yang bisa disalurkan Holding ke desa lain, tidak hanya sebagai penjual namun sebagai pemasok barang," harapnya. Dikatakannya, peluang BUMDes sebagai pemasok produk masih terbuka lebar. Dicontohkan seperti Jahe Merah, Kopi serbuk, buah-buahan lokal sangat memiliki peluang dibawa ke holding. Selain produk tersebut, sayuran juga memiliki peluang yang tinggi, seperti terong, kol dan wortel. "Mau tidak BUMDes ini sebagai pemasok? Peluang pasarnya tinggi, yang nantinya dipasarkan lagi oleh Holding.

Hanya saja, setelah sebagai pemasok barang, dibutuhkan konsistensi penyediaan produk. "Nah, jangan baru memasok sebulan lalu kehabisan stok, Holding akan melakukan penilaian terhadap konsistensi pasokan, sehingga layak sebagai pemasok," jelasnya. Bahkan dikatakannya, produk Kopi serbuk justru dipasok dari BUMDes salah satu desa di Buleleng dan Tabanan.
 ,
Kadis PMD Gianyar Ngakan Ngurah Adi menyebutkan tiga desa yang belum memiliki BUMDes adalah Desa Pering, Pejeng dan Tegal Tugu. "Saat ini tiga desa ini sedang dalam proses pembentukan, kendalanya ada pada pemenuhan SDM dan ada terkendala permodalan," jelas Ngakan Ngurag Adi.

Dinas PMD terus mendorong agar BUMDes bisa berkembang dan bukan sebagai pemasaran saja, namun juga sebagai pemasok barang. "Beras organik misalnya atau kebutuhan lain bisa dibawa ke holding sebagai pemasok, sehingga BUMDes berkembang lebih pesat," tutupnya.

wartawan
ATA
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.