Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Artha Tidak Lolos Skrining Vaksinasi, Forkopimda dan Tokoh Muslim Yakinkan Vaksin Aman dan Halal

Bali Tribune / vaksinasi - Setelah Bupati Artha tidak lolos skrining, Wabup Kembang menjadi penerima vaksinasi pertama di Jembrana Jumat (29/1).
balitribune.co.id | NegaraVaksinasi covid-19 tahap I di Jembrana akhirnya dimulai Jumat (29/1) pagi. Vaksinasi di awali oleh Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh agama. Namun Bupati Jembrana, I Putu Artha tidak dapat di vaksinasi lantaran tidak lolos skrining. 
 
Setelah sempat ditunda, vaksinasi covid-19 tahap pertama di Jembrana yang pelaksanaannya dipercepat dimulai Jumat (29/1). Sebelum diberikan kepada tenaga kesehatan, vaksinasi pertamakali dilakukan kepada Forkopimda Jembrana. Pantauan di RSU Negara, vaksinasi di mulai pukul 09.00 Wita. Bupati Artha mengawali menjalani skrining. Namun setelah menjalani pemeriksaan dan skring 16 kreteria skrining awal, pejabat asal Melaya ini tidak jadi di vaksinasi.
 
Ia pun mengaku menyesal batal di vaksinasi karena sejak awal sudah bersiap sebagai penerima pertama vaksin covid-19 Di Jembrana, “Saya dulu pernah storke ringan dan tiroid leher, juga tensi dan jantung. Dua hari lalu chek up masih ada comorbid. Sehingga tidak di vaksi” ujarnya. Ia yang akan mengakhiri jabatannya pada 17 Februari mendatang berharap bisa mengikuti vasinasi serupa pada tahap berikutnya bersama masyarakat Jembrana lainnya.
 
Akhirnya Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang menjadi penerima vaksin pertama di Jembrana, “Saat divaksin sambil ngobrol dan tidak terasa sakit. Setelah 30 menit juga tidak ada reaksi yang saya rasakan. Bekas suntikan saya pegang tidak sakit” ungkapnya. Ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang ragu terhadap keamanan vaksin gratis bantuan pemerintah pusat ini, “saya yakinkan ke masyarakat vaksin ini aman.” tegasnya.
 
Vaksinasi selanjutnya disusul oleh Kapolres Jembrana I Ketut Gede Adi Wibawa, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf. Hasrifudin Haruna, Kajari Jembrana Pipiet Suryo Priarto Wibowo, tokoh agama dan pejabat lainnya serta tenaga kesehatan. Salah satu tokoh Muslim yang mengikuti vaksinasi tahap I ini adalah Wakil Ketua MUI Jembrana, Syarif Hidayatulah. Ketua GP Ansor ini meyakinkan bahwa vaksin ini dijamin kehalalannya oleh pemerintah dan MUI.
 
“Vaksin aman, saya saja tidak merasakan efek apapun setelah divaksin. Sebelum di salurkan, vaksin sudah menjalani proses yang banyak analisanya termasuk di jamin kehalalannya oleh MUI. Jadi tidak diragukan kehalalannya” papar tokoh muslim asal Loloan Timur yang juga  Wakil Ketua NU Jembrana ini. Sementara Kadis Kesehatan Jembrana, I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengaku dalam vaksinasi Jumat (29/1) ada dua orang yang tidak lolos skring.
 
Selain Bupati Artha, menurutnya Wakil Ketua Pengadilan Negeri Negara, Ni Kadek Kusuma Wardani juga tidak lolos skrining lantaran tensi tinggi sehingga ditunda. Ia menyebut di Jembrana vaksinasi tahap I di Jembrana menyasar 1.759 tenaga kesehatan. “Tahap I bagi para tenaga kesehatan yang ditargetkan tuntas pertengahan Februari, sudah disepakati minggu ini sudah bisa di selesaikan,” jelasnya. Vaksinasi ini disebar di 12 fasilitas pelayanan kesehatan.
 
Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Hasrifudin Haruna menyebut total vaksin yang didistribusikan dari Gudang Farmasi Dinkes Jembrana ke masing-masing lokasi vaksinasi di hari pertama Jumat kemarin sebanyak 520 vial. “Puskesmas I Jembrana 50, II Jembrana, 30, I Negara 50, II Negara 50, I Mendoyo 50, II Mendoyo 50, I Melaya 30, II Melaya 20, I Pekutatan 24 dan II Pekutatan 46, RSU Negara 110 dan Poliklinik Polres Jembrana 30,” paparnya.
 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click

Topang Kas Daerah, Sektor Kuliner Sumbang Pajak Tertinggi di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus menggenjot penerimaan kas daerah dari sektor pajak. Berdasarkan data hingga 25 Mei 2026, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Denpasar tercatat telah mencapai Rp735.353.609.579,63.

Capaian ini setara dengan 41,66 persen dari total target APBD Induk tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.