balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung tengah mengupayakan pembangunan infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat membuka konektivitas dari wilayah Gianyar menuju Bongkasa, Kecamatan Abiansemal. Rencana tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri Karya Ngodak Tapakan Ratu Gede, Ratu Lingsir, dan Ratu Alit di Pura Dalem Desa Adat Karang Dalem, Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Jumat (25/9/2026).
Adi Arnawa mengatakan, pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong pengembangan kawasan Bongkasa dan Bongkasa Pertiwi, yang selama ini berkembang sebagai kawasan wisata dan desa wisata.
“Pemerintah Kabupaten Badung terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan kawasan dan aktivitas pariwisata masyarakat,” kata Adi Arnawa.
Menurutnya, apabila konektivitas Gianyar-Bongkasa melalui pembangunan jembatan tersebut dapat terwujud, akses menuju kawasan Bongkasa diharapkan semakin terbuka. Kondisi itu juga dinilai dapat berdampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau hal tersebut dapat terwujud, saya sangat yakin jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bongkasa akan semakin meningkat. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke sini, secara otomatis pendapatan warga masyarakat kami di Bongkasa juga akan semakin bertambah,” ujarnya.
Adi Arnawa menegaskan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan kawasan, termasuk wilayah yang memiliki potensi pariwisata.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga menghadiri rangkaian karya adat di Pura Dalem Desa Adat Karang Dalem. Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan dana upakara sebesar Rp775 juta, sementara anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini memberikan bantuan Rp10 juta.
Adi Arnawa juga mengajak masyarakat mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan daerah.
Ia menyebut Bongkasa dan Bongkasa Pertiwi memiliki potensi untuk terus dikembangkan, khususnya melalui penguatan akses dan infrastruktur yang menunjang kegiatan masyarakat serta pariwisata.