Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Buleleng Dorong Pengembangan Pertanian Berbasis Potensi Wilayah

Bali Tribune/ilustrasi lahan pertanian di Bali.


balitribune.co.id | Buleleng - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mendorong pertanian di Kabupaten Buleleng harus terus dikembangkan berbasis data. Dengan hal tersebut, menurutnya maka pertanian akan terus kuat menjadi penopang ekonomi Kabupaten Buleleng.
 
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui usai menemui Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas Mutu Pupuk Organik untuk Pertanian Bali.
 
Suradnyana menyampaikan, Pertanian merupakan sektor yang tidak bisa ditinggalkan. Maka seharusnya, pengembangan pertanian selalu diupayakan dengan maksimal. Tidak hanya saat-saat tertentu seperti lesunya pariwisata akibat pandemi covid-19. “Jangan sampai baru karena pandemi, baru pertanian kita perhatikan. Ini harus terus simultan berkesinambungan untuk terus kita dorong,” tegasnya.
 
Dalam pengembangan sektor pertanian yang dilakukan ke depan, dirinya mengharapkan bahwa upaya-upaya yang dilakukan selalu berbasis data yang akurat. Contohnya, mengembangkan hasil-hasil perkebunan yang khas Kabupaten Buleleng dan sedikit dimiliki daerah lain. Seperti anggur maupun durian. Sehingga, bisa lebih menyejahterakan petani Buleleng dengan produktivitas hasil yang semakin meningkat.
 
“Mungkin itu hal spesifik yang perlu didorong. Pemahaman terhadap basis data yang cermat, sehingga pengembangannya selalu pada rel yang benar,” ungkap Suradnyana.
 
Lebih lanjut terkait Bimtek yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian bersama Anggota DPR RI Made Urip, Suradnyana mengapresiasi penuh pelaksanaannya. Setelah Buleleng mendapatkan bantuan prasarana sekaligus sarana pertanian unit pengolahan pupuk organik (UPPO). Menurutnya, Bimtek merupakan langkah tepat untuk memberikan pengetahuan dan bimbingan kepada petani.
 
“Sehingga nantinya semua bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat dimanfaatkan maksimal. Serta pengetahuan dari Bimtek dapat diterapkan langsung dalam kegiatan pertanian,” ucapnya.
 
Ditemui usai membuka Bimtek, Made Urip mengungkapkan bahwa dirinya berkomitmen untuk selalu membantu petani di Kabupaten Buleleng. Utamanya terkait peningkatan produktivitas pertanian yang salah satu bentuknya adalah Bimtek Peningkatan Kualitas Mutu Pupuk Organik yang didakan hari ini. Dengan wilayah yang luas dan potensi yang melimpah, Kabupaten Buleleng menurutnya perlu terus dijaga dan dikembangkan.
 
“Buleleng ini luas dengan potensi luar biasa. Baik di subsektor perkebunan, peternakan, hortikultura, dan tanaman pangan. Demikian juga yang lain. Kita akan berusaha membantu subak kelompok, juga penggiat yang berkaitan di sektor pertanian,” tukasnya.
wartawan
JRO
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.