Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Geram, Taman Kota Disisipi Baliho dan Spanduk

Bali Tribune / PENERTIBAN - Penertiban baliho dan spanduk di Taman Kota Gianyar
balitribune.co.id | Gianyar - Wajah Kota Gianyar yang kini dipercantik dengan taman dan lampu hias, malah terusik Baliho dan spanduk. Geram dengan keberadaan Balho yang menyisip dan mengusik keindahan kota ini, Bupati Gianyar, I Made Mahayastra pun geram dan memerintahkan Satpol PP untuk melakukan penertiban. Bersama aparat gabungan puluh Baliho dan spanduk di wilayah kota dan setiap kecamatan pun dibera ngus. “Saya perintahkan satpol PP untuk menertibkan baliho-baliho yang terpasang tanpa ijin di sekitar taman kota. Mari bersama-sama kita jaga keindahan taman-taman di Kabupaten Gianyar agar tetap bersih dan nyaman,” wanti Bupati Mahayastra.

Menuai sorotan Bupati, tidak hanya di wilayah kota, Tim gabungan terdiri dari petugas  Satpol PP Gianyar, TNI, Polri, Dinas Perhubungan pun terus bergerak ke masing-masing kecamatan untuk menertibkan spanduk dan baliho yang melanggar aturan. Puluhan spanduk dan baliho berhasil dikumpulkan dari penertiban yang berlangsung di 7 Kecamatan tersebut.

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha, Minggu (10/1) mengatakan, penertiban baliho dan spanduk yang melangar aturan Perda karena tidak berijin, dipasang ditempat terlarang, dipasang dibatang pohon penghijuan dan lain-lain. Pemberangusan baliho ini bertujuan untuk mempercantik wajah Kabupaten Gianyar. "Kami ingin ciptakan kota yang indah, nyaman, asri dan aman," kata Kasat Pol PP Gianyar, Watha.

Pemberangusan digelar serentak di 7 kecamatan menggandeng Polri,TNI. Sementara hasil penertiban baliho dan spanduk ini mencapai puluhan dan diamankan dimasing-masing Kecamatan. Sementara Polsek Ubud sebelum melakukan penertiban baliho dan spanduk lebih awal. Kapolsek Ubud, AKP Gede Sudyatmaja menyampaikan, kegiatan  menertibkan dan membersihkan sepanduk maupun baliho yang tidak sesuai dengan estetika pemasangan yang dapat merusak kehindahan lingkungan serta yang tidak memiliki ijin dalam pemasangan sepanduk maupun baliho tersebut.

Pelaksanaan kegiatan operasi penertiban baliho dan spanduk menyasar Jalan Raya Peliatan, Mas, Lodtunduh, Singakerta, Tebongkang,  Simpang Kedewatan, Tjampuhan, simpang catus Patha Ubud dan kembali ke Mapolsek  Ubud. “Ubud merupakan daerah kunjungan pariwisata sehingga wilayah ini harus cantik dari keberadaan baliho dan spanduk yang sudah kumuh,” pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.