Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Giri Prasta Hadiri Nyekah dan Ngaben Masal Desa Adat Semanik

Bali Tribune/ NYEKAH - Bupati Giri Prasta saat menghadiri upacara Nyekah Masal Desa Adat Semanik, Desa Pelaga Kecamatan Petang, Selasa (20/7).

balitribune.co.id | Mangupura  - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara Nyekah Masal Desa Adat Semanik, Desa Pelaga Kecamatan Petang, Selasa (20/7). Turut mendampingi Anggota DPRD Badung I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha mewakili Ketua DPRD Badung, Perwakilan Dinas Kebudayaan Badung, Perwakilan Camat Petang beserta unsur tripika Kecamatan Petang dan Perbekel Desa Pelaga I Made Ordin.
 
Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan Krama Desa Adat Semanik dalam melaksanakan Karya Pitra Yadnya (memukur kinembulan) lan Manusa Yadnya secara masal Desa Adat Semanik, meskipun di tengah pandemi Covid-19 masyarakat tetap menaati Protokol Kesehatan yang ketat.
 
“Atas nama Pemkab. Badung kami sangat mendukung, semoga upacara ini berjalan dengan lancar dan baik. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan Prokes demi kesehatan bersama untuk ikut serta dalam memerangi Covid -19 ini dan juga selalu kami imbau untuk yang belum mengikuti vaksin agar segera melakukan vaksinasi,” ujar Bupati.
 
Lebih lanjut Bupati Giri Prasta mengharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya karya mulai dari awal hingga ngelinggihang ring merajan (rong tiga) serta didasari atas hati yang tulus ikhlas. Diharapkan pula pelaksanaan karya sesuai sastra agama Hindu serta yang terpenting guyub ring pasemetonan. 
 
Menurut Bupati, dalam pelaksanaan karya atiwa tiwa, atma wedana lan sarwa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami, mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan mengantarkan atma menuju surga. Banyak rangkaian dari upacara nyekah yang patut dilaksanakan oleh krama sebagai peserta nyekah, mulai dari ngangget don bingin, murwa daksina, meprelina puspa, dan selain itu dalam prosesi meajar-ajar ada yang disebut catur loka pala. 
 
“Meajar-ajar ke utara di Pura Beratan, Barat ke Batu Kau, Selatan ke Uluwatu dan Timur ke Goa Lawah. Dan terakhir mamitang ke pura dalem dan ngelinggihang di masing-masing merajan,” jelasnya.
 
Bupati berharap semua prosesi upacara tersebut dapat diikuti oleh semua keluarga sebagai tanggungjawab serta wujud bhakti kepada leluhur yang diupacarai dan pada saat ngelinggihin yang disebut dewa pretista bermakna menyatukan bumi dengan langit dengan konsep padu muka. 
 
“Saya berharap dudonan dan rangkaian karya yadnya ini berjalan dengan lancar labda karya sida sidaning don,” pungkasnya.
Sebagai bentuk motivasi dan perhatian dari Pemkab Badung, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan sebesar Rp 250 juta dan secara pribadi Rp 15 juta, sementara itu Ketua DPRD diwakili I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha menyerahkan bantuan Rp 5 juta dan secara pribadi membantu Rp 5 juta.
 
Bendesa Adat Semanik I Gusti Lanang Umbara yang juga Anggota DPRD Badung mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Bupati Badung bersama undangan yang lain dalam upacara Ngaben dan Nyekah Masal Desa Adat Semanik yang diikuti oleh 30 KK. Upacara Ngaben dan Nyekah Masal ini diikuti 35 orang sawa, metatah/ potong gigi diikuti sebanyak 62 orang. 
 
Dalam pelaksanaan upacara ini diawali dengan paruman/ rapat desa adat untuk perencanaan acara ngaben dan nyekah masal ini dimana krama adat yang ikut dalam upacara ini mengeluarkan dana sebesar Rp 15.200.000 per sawa, jadi total dana yang terkumpul untuk pelaksanaan acara ini sebesar Rp 532 jt.
 
Terkait dengan perencanaan persiapan upacara ini dimulai awal Juni, dan pada tanggal 23 Juni dilaksanakan ngaturan piuning ke pura pura. Pada tanggal 24 Juni dilaksanakan Nyukat karang/ Genah lanjut nancep tempat upacara, pada tanggal 9 Juli dilaksanakan Ngeplukan sawa ring setra Desa Adat Semanik. Pada tanggal 11 Juli puncak acara Ngaben, setelah acara pengabenan selesai upacara tersebut berlanjut mulai dari tanggal 21 Juli Ngangget Don Bingin, tanggal 22 Juli Metatah/ Potong Gigi dan juga puncak acara Nyekah. 
 
“Keesokan harinya, tepatnya pada tanggal 23 Juli 2021 dilaksanakan upacara Nyegara Gunung dan Ngelinggihang di merajan masing-masing dimana dalam acara Nyegara Gunung seharusnya bertempat di Goa Lawah dan dalam Pura Besakih karena dalam situasi PPKM Darurat saat ini, krama Desa Adat Semanik melaksanakannya hanya di campuan Desa Adat Semanik ngelantur ngangkit, seterusnya Nyegara Gunung Nyawang dari Pura Desa, Desa Adat Semanik, dan tetap menerapkan prokes dalam pelaksanaan kegiatan ini dan dalam pelaksanaannya juga dilakukan secara estafet/bergilir per tempekan/kelompok,” jelasnya. 
wartawan
ANA
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.