Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Giri Prasta Hadiri Piodalan di Pura Melanting, Br Umahanyar Kelodan

Bali Tribune/ PIODALAN - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Piodalan di Pura Melanting, Banjar Adat Umahanyar Kelodan Kecamatan Abiansemal, Sabtu (22/8/2020) lalu.
Balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Piodalan di Pura Melanting, Banjar Adat Umahanyar Kelodan, Desa Adat Umahanyar, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, Sabtu (22/8/2020) lalu.
 
Kehadiran Bupati sebagai wujud perhatian dan dukungan Pemkab Badung kepada masyarakat yang melaksanakan upacara agama, serta implementasi dari salah satu prioritas pembangunan di Badung yakni melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya. 
 
Kehadiran Bupati yang didampingi Anggota DPRD Provinsi Bali I Bagus Alit Sucipta dan Anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan, disambut Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta Muspika Kecamatan Abiansemal, Pj Perbekel Mambal, Bendesa Adat Umahanyar, Prajuru serta krama Banjar Umahanyar Kelodan. 
 
Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menyampaikan komitmennya bersama-sama masyarakat untuk menjaga kekuatan adat, mengajegkan agama, membangkitkan kembali ekonomi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan. Sebagai bentuk dukungan atas pelaksanaan karya tersebut, Bupati secara pribadi menghaturkan dana punia sebesar Rp 25 juta. 
 
Bupati Giri Prasta menyadari banyak waktu masyarakat habis di adat dan banyak dana masyarakat juga habis untuk beryadnya. Dengan program PPNSB, Pemkab Badung selalu hadir di tengah-tengah masyarakat guna meringankan beban masyarakat terutamanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas umum salah satunya bale banjar ini. 
 
"Untuk finishing bale banjar Umahanyar Kelodan, saya pastikan membantu sampai tuntas," imbuhnya. 
 
Dalam upaya mengajegkan agama Hindu, Bupati juga telah menjalankan konsep ajaran Tri Hita Karana. Di bidang parahyangan, dengan membantu pembangunan pura, termasuk upakara upacara dengan tingkatan utama. Di bidang pawongan, adanya program pendidikan dan kesehatan gratis. Di bidang palemahan, melalui gerakan serentak Badung bersih. 
 
Mengenai ekonomi, Bupati menyampaikan bahwa di Badung pembangunan fisik sudah mencapai 90 persen dan kini waktunya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
 
 Perkembangan dan kemajuan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan ekonomi. Terlebih lagi saat ini telah terpasang jaringan wifi gratis di Badung dan kedepan Bupati menginginkan jaringan wifi gratis masuk sampai ke rumah warga. 
 
"Kami telah berhitung, kalau masyarakat membeli paket, dari 548 banjar di Badung dikalikan jumlah KK itu sebesar Rp. 497 M dana yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk beli paket per tahun. Untuk itu kami telah melakukan langkah konkrit dan berhitung dana yang dibutuhkan untuk jaringan wifi ke rumah-rumah sebesar Rp 67 M," terangnya. 
 
Terakhir Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan persatuan. "Kalau kita bersatu, setengah perjuangan kita telah berhasil, kalau tidak bersatu setengah perjuangan gagal. Kalau masyarakat di Umahanyar Kelodan bersatu, apapun pembangunan akan berjalan dengan baik," pungkasnya. 
 
Sementara Ketua Panitia, I Nyoman Sutama menjelaskan, pembangunan balai banjar dan pura melanting Br. Umahanyar Kelodan dilaksanakan pada tahun 2019 lalu melalui bantuan dana hibah Pemkab Badung sebesar Rp 2 M. Bangunan balai banjar yang dilengkapi dengan basement ini berdiri di atas tanah seluas 5 are milik Banjar Adat Umahanyar Kelodan. 
 
"Pembangunan yang telah selesai diantaranya Pura Melanting, Bale Banjar, Bale Kulkul dan Basement. Namun bale banjar belum tahap finishing, untuk itu kami mohon dukungan dari Bapak Bupati," terangnya.
 
Selesai pembangunan dilanjutkan dengan upacara ngingsiran pelinggih, nuntun dan ngelinggihang Ida Bhatara, dari bale banjar yang lama ke pelinggih yang baru. Dilanjutkan dengan upacara memakuh, melapas, mecaru, mendem pedagingan dan ngaturang piodalan. Piodalan dipuput Ida Pedanda Gria Tunjuk Tabanan. Untuk piodalan diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp. 100 juta, bersumber dari urunan krama sebanyak 31 krama sepaon dengan 120 KK.  
wartawan
I Made Darna
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.