Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Membuka Secara Resmi Tirta Gangga Art Festival 2026

event
Bali Tribune / Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata membuka event Tirta Gangga Art Festival 2026, Minggu (13/9/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Minggu (13/9/2026) secara resmi membuka event Tirta Gangga Art Festival 2026. Event pariwisata dan pagelaran seni dan budaya tahunan ini berlangsung dari Tanggal 13 hingga 19 September 2026, dan event ini juga dihadirkan sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Taman Tirta Gangga sebagai ikon pariwisata daerah, sekaligus wadah apresiasi bagi kekayaan seni dan budaya lokal.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata dalam kesempatan tersebut menyampaikan, apresiasi dan penghargaan kepada Badan Pengelola Taman Tirta Gangga dan seluruh Panitia Tirta Gangga Art Festival 2026 yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya Taman Tirta Gangga bukan sekadar sebuah destinasi wisata. Namun Tirta Gangga merupakan bagian dari sejarah, budaya, dan identitas Kabupaten Karangasem yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.

“Keindahan taman, sumber mata air, arsitektur, serta suasana yang khas menjadikan Tirta Gangga memiliki daya tarik yang tidak hanya dikenal oleh wisatawan nusantara, tetapi juga oleh wisatawan mancanegara,” ungkapnya. Karena itu, Tirta Gangga Art Festival 2026 diharapkan bisa menjadi sebuah momentum yang sangat baik untuk semakin memperkenalkan Tirta Gangga sebagai salah satu ikon pariwisata Karangasem sekaligus sebagai ruang untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah.

Pihaknya menyadari bahwa pariwisata tidak dapat berjalan hanya dengan mengandalkan keindahan alam. Pariwisata juga membutuhkan kekuatan budaya, kreativitas, pengalaman wisata, serta keterlibatan masyarakat. “Melalui festival seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata,” tandasnya. Sehingga ketika wisatawan datang ke Karangasem, mereka tidak hanya melihat keindahan tempat, tetapi juga dapat menikmati seni, mengenal tradisi, merasakan keramahan masyarakat, serta mendapatkan pengalaman yang lebih berkesan.

Pada akhirnya, aktivitas pariwisata tersebut diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pelaku UMKM, seniman, pelaku ekonomi kreatif, usaha kuliner, transportasi, akomodasi, hingga masyarakat di sekitar destinasi wisata. Dengan demikian, kemajuan pariwisata juga dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat Karangasem.

“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mendorong agar pengembangan pariwisata dilakukan secara berkelanjutan, berbasis budaya, melibatkan masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan dan jati diri daerah,” ucapnya.

Tantangan ke depan adalah bagaimana seluruh potensi tersebut dapat dikelola dengan baik, sehingga Karangasem tidak hanya menjadi daerah yang dikunjungi, tetapi menjadi daerah yang ingin kembali dikunjungi. “Untuk itu, saya mengajak seluruh pemangku kepentingan, pelaku pariwisata, seniman, budayawan, pelaku UMKM, generasi muda, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan potensi pariwisata Karangasem,” lontarnya.

Sementara itu, Pengelola Taman Tirta Gangga, A.A Made Kosalia mengatakan, Tirta Gangga Art Festival tidak saja menampilkan seni budaya bernafaskan Hindu, namun juga menampilkan seni budaya lintas agama. Karena menurutnya, Tirta Gangga Art Festival juga menampilkan kesenian Rudat, kasidah dan lainya. "Ini merupakan khasanah seni budaya kita, bukan saja bernafaskan Hindu, namun juga agama lain," sebutnya.

wartawan
AGS
Category

Paruman Desa Adat Selumbung Tetapkan Status Krama Rantau

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah melalui proses yang cukup panjang, Desa Adat Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem, akhirnya menggelar Paruman Desa Adat, Sabtu (9/8/2026). Paruman ini menjadi momentum penting untuk membahas status Krama Rantau sekaligus menyusun perarem mengenai mekanisme ngadegang atau pemilihan Kelian Desa Adat Selumbung.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Motivasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas

balitribune.co.id I Gianyar - Penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih didorong untuk aktif menggunakan hak politiknya dalam setiap agenda demokrasi. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan, kondisi disabilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi warga negara untuk menggunakan hak pilih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekan Biaya Produksi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Latih Warga Desa Bedulu Fermentasi Azolla untuk Pakan Nila

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, menyimpan potensi sumber daya lokal yang besar untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.