Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Keluarkan SE, Penutupan Akses Pantai Mulai Dibuka

Bali Tribune / AKSES - Sempat dijaga ketat, Pintu masuk Pantai Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh sudah dibuka kembali

balitribune.co.id | Gianyar - Banyaknya keluhan terhadap penutupan akses desa dan pantai di wilayah Kabupaten Gianyar dengan dalih pencegahan Covid 19, akhirnya disikapi oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra dengan surat edaran Bupati Gianyar. Dalam Surat itu ditegaskan, bahwa dilarang melakukan penutupan jalan menuju dan keluar desa, serta bagi desa yang mempunyai akses menuju pantai agar tidak melaksanakan penutupan.

Surat edaran tertuang dalam nomor 044/12908/Umum, menindaklanjuti hasil rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar. Pada Rabu (6/5) yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Daerah Kabupaten Gianyar, Ketua PHDI Gianyar, Majelis Desa Adat Gianyar, dan Ketua Forum Perbekel disampaikan tiga hal. Pertama, melarang pelaksanaan penutupan jalan menuju dan keluar desa di seluruh desa di Kabupaten Gianyar tanpa mendapat persetujuan ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Gianyar.  Dan sesuai dengan  maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor : Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 tanggal 19 Maret 2020. 

Kedua, Satgas Gotong royong desa di seluruh Kabupaten Gianyar di dalam melaksanakan tugas penanggulangan Covid-19 . Dan ketiga, bagi desa yang mempunyai akses menuju pantai, agar tidak melaksanakan penutupan jalan masuk ke pantai. Khususnya bagi masyarakat nelayan dan masyarakat bermata pencaharian di pantai dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Surat edaran tersebut ditandatangani Bupati Gianyar.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, dikonfirmasi Kamis (6/5), menegaskan SE tersebut dalam point ketiganya yang berisikan memperbolehkan masyarakat yang bermata pencaharian di pantai untuk melakukan aktivitasnya. Bahwa yang dimaksud tersebut hanya nelayan tidak termasuk pedagang. Sementara bila masih ditemukan adanya penutupan akses menuju pantai akan berhadapan dengan pihak kepolisian."Hanya untuk yang bermata pencaharian sebagai nelayan, bukan untuk yang berjualan" jelasnya. 

Penegaskan senada juga disampaikan oleh Ketua Harian Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya berharap agar tidak ada lagi penutupan pantai. "Kita berharap tidak ada lagi penutupan pantai, khususnya bagi nelayan dan pemancing dengan tetap mengikuti protokol kesehatan," tandasnya. 

Atas surat edaran itu,  sejumlah akses pantai pun mulai dibuka. Diantaranya, akses menuju Pantai Pering, Desa Pering Kecamatan Blahbatuh, yang sebelumnya ditutup dan dijaga ketat kini telah dibuka. Perbekel Pering Taupan Meyanto mengatakan, sesuai SE yang dikeluarkan oleh Bupati Gianyar, pihaknya telah berkoordinasi dengan desa adat untuk akses pantai kedepannya. "Iya sudah tidak ada lagi penutupan, kita sudah koordinasikan kepada pihak adat terkait adanya SE bupati tersebut" ujar Taupan singkat.

wartawan
I Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.