Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Klungkung Gagal Mediasi, Pura Shri Nararya Kresna Kepakisan Digembok

Bali Tribune / DIGEMBOK - Pura Shri Nararya Kreshna Kepakisan di Banjar Dukuh, Klungkung yang digembok.

balitribune.co.id | SemarapuraWarga Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan yang hendak sembahyang di Pura Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kreshna Kepakisan (PSNKK), Minggu (5/6) kecewa. Mereka terpaksa mengurungkan niat masuk ke jeroan karena pintu masuk pura digembok.

Seluruh pintu masuk pura yang berlokasi di Banjar Dukuh Gelgel, Klungkung ini digembok oleh kelompok tertentu yang mengaku sebagai pengempon, pengemong dan penyungsung pura. Penutupan pura ini merupakan buntut dari perseteruan antar-pengempon pura karena saling klaim sebagai pengempon yang sah.     

Sejumlah petugas keamanan, baik dari TNI dan Polri tampak turun ke lapangan memantau kegiatan yang cukup membuat suasana terlihat menegangkan saat itu. Karena tidak bisa masuk pura, akhirnya usai sembahyang (di luar pura), pasemetonan kemudian melakukan aksi (balasan) dengan menggembok seluruh pintu pagar masuk pura. Sehingga di tiap pintu masuk pura terdapat dua gembok.

"Biar adil kami sebagai pemilik pura juga gembok pintu ini. Kedatangan kami mau sembahyang sekaligus bersih-bersih serangkaian akan digelarnya pujawali di pura ini pada Sabtu (18/6) mendatang. Namun kami tidak bisa masuk karena seluruh pintu masuk pura digembok," jelas Perwakilan Prajuru dan Pengurus Pura Gusti Made Putera (Ketua Bidang Pembangunan) didampingi Sekjen Made Legawa, Gusti Agung Ardhana selaku Ketua Yayasan Kreshna Dananjaya serta Ketut Ngastawa dari (Ketua Bidang Sosial, Politik dan Hukum).

Akibat perseteruan tersebut Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati Made Kasta, Kakanwil Kemenag Prop Bali Komang Sri Marheni serta unsur terkait menggelar mediasi Selasa (14/6) lalu, mempertemukan mereka yang bersengketa. Namun rupanya mediasi yang digelar menemui jalan buntu karena kedua belah pihak ngotot tetap berseteru.

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta pada kesempatan itu menyatakan masalah mereka sejatinya sangat sederhana meminta kedua belah pihak turunkan tensi masing masing sampaikan informasi  yang jelas agar diketahui duduk persoalannya.

“Sejatinya masalahnya sangat sederhana, tidak ruwet dan yang bisa menyelesaikan persoalannya adalah mereka sendiri. Sebab, mereka sendiri yang tahu, ini masalah hati, turunkan harga diri,” ujar Bupati Suwirta penuh harapan kepada kedua belah pihak.

Pihak Pengurus Pusat Pesemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan akhirnya mengeluarkan Surat Edaran 15 Juni 2022 untuk semua warga pasemetonan seluruh Bali yang ditandatangani Ketua Umumnya I Gusti Agung Ngurah Sudarsana SH dan Sekretaris Jenderal  Drs I Made Legawa Msi.

Surat Edaran yang isinya mengimbau kepada semeton yang menjunjung tinggi kehormatan Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan agar ngaturang puja bhakti di Jro atau Puri masing-masing saat Piodalan Ida Bhayata Kawitan di Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kreshna Kepakisan di Banjar Dukuh Nyuhaya, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung, pada Hari Sabtu, 18 Juni 2022 bertepatan dengan Hari Raya Kuningan.

Lebih jauh dalam surat edarannya, pengurus saat ini sedang mengupayakan pengajuan proses hukum atas permasalahan ini. Hal itu dilakukan setelah hasil mediasi dari Bupati Klungkung terkait permasalahan di Dalem Agung Pura Kawitan Shri Nararya Kreshna Kepakisan mengalami "dead lock" atau kebuntuan dalam mencapai kesepakatan.

Sesuai rencana selain melakukan persembahyangan ngaturang pejati, pengurus beserta umat akan memasang tetaring jelang piodalan Sabtu (18/6) mendatang. Namun karena semua pintu digembok, rencana itu akhirnya tidak bisa terwujud.

Di pihak lain ketika dihubungi Gusti Agung Bagus Arta Wijaya malah berharap agar piodalan bisa tetap berlangsung pada Tumpek Kuningan, serta masalah perseteruan ini bisa selesai secepatnya. Dirinya mengaku berupaya agar usai Kuningan ini bisa dilakukan paruman kembali untuk meredakan hal ini.

“Ini sebenarnya masalah mis komunikasi saja. Hal kecil menjadi besar dan kita tetap upayakan bisa cepat selesai,” pungkasnya. 

wartawan
SUG
Category

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gagal Temui Kajari,  Warga Segel Kantor Desa Sudaji

balitribune.co.id | Singaraja - Akibat kecewa  tidak bertemu dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Edi Irsan Kurniawan,massa dari Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, bertindak anarkis. Kekecewaan  mereka memuncak dengan menyegel Kantor Desa Sudaji menggunakan kayu dan bambu serta spanduk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.