Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Mas Sumatri Apresiasi Bantuan SOS Untuk Warga Terdampak Covid

Bali Tribune/ TERIMA - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menerima bantuan secara simbolis dari SOS.
Balitribune.co.id | Amlapura - Memastikan seluruh masyarakat terdampak Covid 19 mendapat bantuan, Bupati Mas Sumatri membuka diri bagi berbagai pihak yang ingin turut serta membantu. Pemerintah Kabupaten Karangasem telah merealisasikan berbagai program  selama masa pandemi hingga masa tatanan adaptasi kebiasaan baru  yang tujuannya meringakan beban masyarakatnya di Bumi Lahar.
 
Namun itu dirasa tidak akan berdampak banyak jika hanya dikerjakan oleh pemerintah saja. Dengan gotong royong berbagai pihak dirinya yakin akan semakin banyak masyarakat yang tebantu dalam menghadapi masa sulit saat ini. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat menerima kedatangan rombongan Scholars of Sustenance (SOS), Senin (20/7), di ruang rapat kerjanya.
 
Bupati Mas Sumatri menyambut bahagia atas sinergi yang telah dilakukan pihak Scholars of Sustenance (SOS). Kegiatan yang selama ini telah dilakukan dengan membantu penyaluran bantuan bagi warga terdampak di Karangasem diakuinya tidak terlepas dari peran serta CSR yang ada. Bantuan berupa sembako dan sejenisnya di Kabupaten Karangasem sebagian besar telah disalurkan dan dikoordinir bersama OPD terkait yang selanjutnya didistribusikan sesuai data yang ada melalui satgas Kabupaten dan Desa. 
 
Mansyur, Operasion Manager SOS menyampaikan sebelumnya pihaknya telah memberikan bantuan makanan siap saji, vitamin hingga sembako. “Selanjutnya kami akan memberikan makanan untuk masyarakat brupa nasi bungkus 1000 smpai 2000 nasi bungkus, mohon Ibu Bupati nanti mendampingi kami,” ujarnya. 
 
Mansyur juga meminta Pemrintah Daerah memfasilitasi pembagian bantuan dengan melibatkan pecalang atau petugas lainnya khususnya dalam pengamanan pembagian makanan kepada warga nantinya.
wartawan
Husaen
Category

Buleleng Festival Kedepankan Sinergi Seni Budaya, UMKM, Digitalisasi, dan Pembangunan Hijau

balitribune.co.id | Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2025 kembali digelar dengan nuansa baru yang mengedepankan sinergi seni budaya, pemberdayaan UMKM, transformasi digital, serta konsep pembangunan hijau dan berkelanjutan. Festival ikonik Kabupaten Buleleng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah besar untuk menggerakkan potensi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.